Masuk Daftar
My Getplus

Adam Malik dan Minyak Rambut

Di kalangan teman-temannya, Adam Malik dikenal sebagai pemuda yang makannya sedikit tapi makan minyak rambutnya banyak.

Oleh: Hendi Jo | 13 Feb 2017
Menteri Luar Negeri Adam Malik (tengah) diwawancarai Subrata dan Alex Leo di studio I TVRI, 1967. Foto: muspen.kominfo.go.id.

Di kalangan aktivis Menteng 31, Adam Malik dikenal sebagai pemuda yang makannya sedikit. Adam Malik beralasan dia sering berkeliling mendatangi kawan-kawan di banyak tempat dan selalu ditawari makan. Sebagai bentuk penghormatan, dia selalu makan sedikit di tiap tempat. “Lama-lama itu menjadi kebiasaan,” ujarnya.

Di sisi lain, Adam Malik juga dikenal sebagai pemuda yang selalu berpenampilan rapi dan dandy. Sisiran rambutnya kelimis dan kerap memakai minyak rambut yang tebal.

Tidak aneh jika kedua hal itu menjadi ciri khasnya.

Advertising
Advertising

Jadi, jika dalam percakapan di antara sesama pemuda pergerakan ada yang bertanya tentang sosok Adam Malik, kawan-kawan akrabnya langsung berkata: “Itu pemuda yang makannya sedikit tapi makan minyak rambutnya banyak.”

TAG

ARTIKEL TERKAIT

Pernyataan Tidak Anti-Republik hingga Penangkapan Amir Sjarifuddin Kelakar Gus Dur dan Benny Moerdani Tentang Israel DPA Bukan Dewan Pensiunan Agung Pekerjaan yang Dilakukan Anak-Anak di Masa Lalu Dakocan dari Boneka ke Lagu Anak-anak Duo Trah Djiwandono Zaman Now Torehan Medali Olimpiade dari Sabetan Raket DPA dari Masa ke Masa Ria Jenaka, Panakawan, dan Pesan-pesan Pemerintah Orde Baru Mula Belanda Duduki Banda Aceh