top of page

Seragam Batik Tempur

Sepasukan asal Pangkalan Udara Malang menggempur musuh mengenakan baju batik. Hasil barter pesawat.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Komandan Pangkalan Bugis Imam Soepeno (kiri) & Lettu Hanandjoeddin (kedua dari kiri) (Repro: "Sang Elang"/Koleksi Museum Satria Mandala)

28 Mei 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 10 Jul

WARGANET, utamanya para penggila K-Pop, dibuat heboh oleh unggahan dua personil boyband Super Junior, Park Jeong-su alias Leeteuk dan Kim Jong-woon alias Yesung, di laman Instagram masing-masing. Keduanya pamer baju batik. Batik motif Garuda Kujang Kencana yang mereka kenakan merupakan hasil desain Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamila atau akrab disapa Kang Emil.


“Thank you KPop stars @xxteukxx and @yesung1106 of @superjunior for wearing west java batik @batikkomar that i designed. You are now officially ready for ‘pergi kondangan’ or ‘ikut pilkada’ in Indonesia. Khamsahamnida from your Hyung. Buat gadis2 Indonesia, dengan ini mereka terlihat lebih melokal dan tentunya lebih terjangkau. Mari semangat jadikan batik Indonesia mendunia. Saya menggunakannya untuk diplomasi budaya,” tulis Kang Emil lewat unggahan ulang foto keduanya di akun Instagram@ridwankamil, Selasa (25/5/2021).


Batik lazim dikenakan masyarakat Indonesia dalam acara hajatan keluarga maupun hajatan pemerintah. Batik juga kerap jadi buah tangan para pemimpin Indonesia untuk tamu kehormatan mereka. Presiden Afrika Selatan Nelson Rolihlahla Mandela dan Presiden Amerika Serikat William Jefferson ‘Bill’ Clinton di antara tamu kehormatan yang pernah mendapat hadiah batik. Tetapi yang jarang diketahui khalayak, kain batik juga pernah dijadikan seragam tempur sepasukan kombatan Kiblik di Jawa Timur.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page