top of page

Inspeksi Pesawat AU, Panglima Soedirman Diterbangkan ke Bali

Dua pekan usai TNI AU lahir, Jenderal Soedirman menjajal pesawat pengebom hingga ke Bali. Diterbangkan bekas pilot Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patung Jenderal Soedirman karya Azmir Azhari. (Fernando Randy/Historia.ID).

9 Apr 2020
3 menit membaca

Diperbarui: 5 Mei

HARI ini TNI AU berdirgahayu ke-75. Garda langit NKRI itu lahir di masa revolusi fisik pada 9 April 1946 dengan nama Tentara Repoeblik Indonesia (TRI) Oedara. Sebelumnya, TRI Oedara menyandang nama Tentara Keamanan Rakjat (TKR) Djawatan Oedara.


Matra udara militer Indonesia itu kekuatannya dibangun dengan sisa-sisa pesawat bekas Jepang. Salah satunya pernah digunakan untuk menerbangkan Panglima Besar Jenderal Soedirman hingga ke Bali.


Pada akhir 28 April 1946, sang jenderal melakonis itu punya agenda tugas ke Malang, Jawa Timur. Mengutip Taufik Abdullah dkk. dalam 50 Tahun Indonesia Merdeka: 1945-1965, Panglima Soedirman akan menginspeksi tawanan tentara Jepang yang sudah dilucuti TRI.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page