top of page

Gempur Menggempur di Malang Timur

Ketika pasukan AURI berdarah-darah di Front Malang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

H. A.S. Hanandjoeddin (kiri depan) bersama pasukan PPU III Malang kala bersiaga di Front Malang Timur. (Koleksi Haril M. Andersen/Dok. H. A.S. Hanandjoeddin).

22 Okt 2018
4 menit membaca

Diperbarui: 31 Agu

TAMAN bin Muhammad Tohir begitu antusias menceritakan pengalaman masa mudanya. Saking antusiasnya, lelaki tua itu sampai mohon diri sejenak untuk mengganti kaosnya dengan seragam kebanggaannya, seragam biru muda dengan sederet tanda penghargaan di dada kiri plus baret jingga TNI AU di kepala, sebelum melanjutkan cerita.


Seragam itulah simbol pengabdiannya pada negeri. Pengabdiannya dimulai ketika Perang Kemerdekaan pecah tak lama setelah proklamasi. Taman yang kala itu anggota Brigade 13 Divisi Untung Suropati TNI Angkatan Darat, ikut bergerilya di Malang.


Meski sudah lebih dari 70 tahun, Taman masih ingat betul kisah sebuah pertempuran di Tumpang, Malang, Jawa Timur. Bersama pasukan dari bagian Teknik AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia, kini TNI AU), dia ikut beradu nyawa berbekal sten gun meladeni serdadu Belanda, medio Juli-Agustus 1947.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page