Dikirim dari rumah Sukarno di Bandung ke kantor Java Instituut di Yogyakarta.
Surat ini dikirimkan kepada Sam Koperberg oleh Sukarno pada bulan April 1927 dari Bandung. Partai Nasional Indonesia (PNI) sudah akan lahir. Persiapan pendirian partai politik ini dimatangkan dalam kalangan Algemeene Studieclub di Bandung di Bandung oleh Komite Persediaan pada April 1927. Komite Persediaan ini beranggotakan Sukarno, Iskaq Tjokroadisuryo, Cipto Mangunkusumo, Budhiarto Martaatmodjo, Sunario, Anwari, Sartono dan Samsi.
Dalam situasi tersebut, Sukarno rajin membaca banyak buku sebagai bahan referensinya sebagai seorang aktivis gerakan politik. Kebetulan, ia berkarib dengan Samuel Koperberg, sekretaris merangkap bendahara di Java Instituut, yang mengiriminya sebuah buku karya Henriette Roland Holst.
"Saya mengucapkan terima kasih sekali untuk buku De held en de schare (Pahlawan dan kawanan), tentang Garibaldi, seorang revolusioner Italia karya penulis dan sosialis Belanda Henriette Roland Holst (1869-1952). Ini sebuah bingkisan untuk perpustakaan saya," tulis Sukarno.
Penulis buku tersebut, H. Roland Holst, merupakan salah satu penulis favorit Sukarno. Kelak di beberapa risalah tulisan Sukarno, ia banyak mengambil kutipan dari buku-buku karya Holst.

Terjemahan:
Bandoeng, 28 April 1927.
Tuan Koperberg yang terhormat,
Saya mengucapkan terima kasih sekali untuk buku De held en de Schare (Pahlawan dan kawanan”), tentang Garibaldi, seorang revolusioner Italia karya penulis dan sosialis Belanda Henriette Roland Holst 1869-1952. Ini sebuah bingkisan untuk perpustakaan saya.
Saya ingin ucapkan terima kasih secara pribadi, tetapi saya tidak tahu di mana Anda menginap di Bandoeng. Karena itu saya berterima kasih melalui surat. Saya belum baca bukunya, karena saya masih membaca buku lain. Tetapi saya sudah membuka-buka halamannya. Dan sekarang saya punya kesan bahwa ini buku yang bagus, ditulis oleh seseorang penuh semangat revolusioner seperti H. Roland Holst. Gairah ini sudah menyenangkan si pembaca; komunis atau sosialis, revolusioner atau konservatif. Iya kan? / bukan begitu?
Sekali lagi terima kasih banyak, tuan Koperberg.
Salam hormat,
Soekarno