top of page

Mengenang Dwitunggal Pembaharu Tari Sunda

Tjetje Somantri dan Oemay Martakusuma pelopor tarian Sunda modern. Keluar dari pakem tradisionil walau tak meninggalkan akarnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tari Merak dengan kostumnya karya Raden Rusdi 'Tjetje' Somantri dan Tubagus Oemay Martakusuma. (Dok. Setiasih & Irawati Durban/kemendikbud.go.id).

1 Okt 2021
5 menit membaca

Diperbarui: 3 Jun

JENIS tarian Sunda bukan hanya tari topeng, tari wayang, tari rampak gendang, jaipong, apalagi tari ronggeng. Seni tari Jawa Barat bahkan sudah mengalami modernisasi kala republik belum lama berdiri. Raden Rusdi Somantri alias Tjejte dan Tubagus Oemay Martakusuma adalah dwitunggal yang jadi pionirnya.


Tjetje berasal dari Purwakarta. Pria kelahiran tahun 1892 itu sudah mendalami seni tari Jawa Barat sejak mengenyam Pendidikan di Middelbare Opleiding School voor Indlansche Ambtenaren (MOSVIA) Bandung pada 1911. Sedangkan Oemay berasal dari Rangkasbitung. Ia pegawai Djawatan Kebudayaan Jawa Barat merangkap praktisi seni rupa setempat.


Keduanya bersua pada 1935 di Badan Kesenian Indonesia (BKI) dan sejak saat itu keduanya senantiasa satu pemikiran dalam mengkreasikan tarian-tarian baru, terutama untuk kalangan putri. Di antaranya tari Anjasmara, tari Sekarputri, tari Sulintang, tari Ratu Graeni, tari Kandagan, tari Topeng Koncaran, dan tari Yuyu Kangkang di masa pra-kemerdekaan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
bg-gray.jpg
Semaoen dikenal sebagai wartawan yang tajam mengkritik pengusaha kapitalis dan pemerintah kolonial. Akibatnya, dia dipenjara karena delik pers. Selama ditahan, dia menulis Hikajat Kadiroen.
bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
transparant.png
bottom of page