top of page

Tari Kecak Mencoba Terus Menari Kala Pandemi

Kisah tentang tari kecak yang kembali berkarya usai berhenti sejenak karena pandemi. Dengan sejumlah adaptasi mereka berupaya terus menari.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 25 Apr 2021
  • 2 menit membaca

Bali, pulau yang ketenarannya bahkan melebihi Indonesia itu sendiri, dikenal bukan hanya karena keindahan alam, tetapi juga seni dan budaya. Tari kecak adalah salah satu kesenian yang dikenal luas dan menjadi identitas Bali.


Tari kecak adalah pertunjukan drama-tari yang dimainkan oleh puluhan laki-laki. Ciri khas tari ciptaan Wayan Limbak dan pelukis Walter Spies ini adalah para penari duduk melingkar dalam beberapa sap dan menyerukan “cak” secara berulang-ulang seraya menggerakkan tangan ke atas.


Para penari saat mementaskan kecak di Uluwatu Bali. (Fernando Randy/Historia.id).
Para penari saat mementaskan kecak di Uluwatu Bali. (Fernando Randy/Historia.id).

Kecak bukan hanya tentang pertunjukan kesenian biasa, namun berkaitan dengan ritual sanghyang dan kisah Ramayana, yaitu ritual tradisi di mana para penarinya tidak dalam kondisi sadar dan diyakini berkomunikasi dengan Tuhan atau roh leluhur.


Karena keunikannya, kecak menjadi agenda pentas seni di Uluwatu. Berdiri di atas anjungan batu karang yang terjal dan tinggi bersanding dengan keindahan pemandangan pantai Pecatu, Uluwatu menjadi destinasi wisata yang semakin lengkap dengan pementasan kecak.


Uluwatu, salah satu tempat pentas kecak hingga kini. (Fernando Randy/Historia.id).
Uluwatu, salah satu tempat pentas kecak hingga kini. (Fernando Randy/Historia.id).
Para pengunjung pura di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).
Para pengunjung pura di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).

Bagi warga Uluwatu, keterampilan menari Kecak didapat dan dipelajari secara turun menurun. Inilah alasan mengapa kecak menampilkan penari dari berbagai tingkat usia, dari yang muda hingga yang sudah lanjut. 


Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia setidaknya sejak Maret 2020 menyurutkan pariwisata Bali, termasuk pementasan tari kecak. Bangku-bangku penonton pertunjukan kecak yang biasa ramai menjadi lengang akibat pandemi.


Tato yang menghiasi tubuh salah satu penari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Tato yang menghiasi tubuh salah satu penari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Tari kecak yang terus berjuang untuk berkarya kala pandemi. (Fernando Randy/Historia.id).
Tari kecak yang terus berjuang untuk berkarya kala pandemi. (Fernando Randy/Historia.id).
Seorang anak saat menyaksikan pertunjukan tari kecak di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).
Seorang anak saat menyaksikan pertunjukan tari kecak di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).

Namun, para pelaku seni tari kecak tidak berdiam diri. Mereka terus berlatih dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. Kini, para penari kecak sudah kembali tampil, dengan masker, pelindung wajah, dan jumlah penonton yang tidak seramai dulu. Kecak kembali hidup dengan semangat dan bentuk berbeda. 


“Saya sendiri sebenarnya sedih dan bahagia melihat kecak sekarang. Dulu kan penonton penuh, sementara sekarang agak sepi begini. Di sisi lain, saya bahagia karena mereka tetap berusaha menari dan menghibur," ujar Tiqa (33), salah satu pengunjung asal Aceh.


Dalam gelap, kecak menyalakan api kecil untuk wajah sendiri. Tidak utuh tapi penuh. Kepada jagat, seruan kecak terdengar lamat-lamat membawa pesan" "Kami hidup".


Pertunjukan tari kecak yang digelar di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).
Pertunjukan tari kecak yang digelar di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).
Tampak tato yang menghiasi tubuh salah seorang penari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Tampak tato yang menghiasi tubuh salah seorang penari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Para penari saat mempertunjukan tari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Para penari saat mempertunjukan tari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Seorang penari bersantai usai pertunjukan kecak di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).
Seorang penari bersantai usai pertunjukan kecak di Uluwatu. (Fernando Randy/Historia.id).
Hanoman salah satu karakter yang sangat ikonik dalam tari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Hanoman salah satu karakter yang sangat ikonik dalam tari kecak. (Fernando Randy/Historia.id).
Uluwatu yang tak lagi ramai karena pandemi. (Fernando Randy/Historia.id).
Uluwatu yang tak lagi ramai karena pandemi. (Fernando Randy/Historia.id).

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
As one of the seven important inscriptions from the Tarumanagara heritage, the Tugu Inscription mentions the Bekasi River and the Old Cakung River that exist until today.
bg-gray.jpg
Seorang kiai kampung diadili karena dianggap mengingkari syariat. Sebuah kritik atas pembacaan Serat Cebolek.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung menjadi satu-satunya gubernur Jakarta yang berasal dari kalangan seniman. Namun, kehidupannya tak seindah guratan pada lukisan dan sketsanya.
bg-gray.jpg
In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.
Depresi Besar membuat banyak orang Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan. Permainan monopoli diminati karena menawarkan sensasi menjadi orang kaya meski hanya imajinasi.
Depresi Besar membuat banyak orang Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan. Permainan monopoli diminati karena menawarkan sensasi menjadi orang kaya meski hanya imajinasi.
Pasal 33 dan Pasal 34 dalam UUD 1945 dirumuskan panitia khusus pimpinan Bung Hatta. Kakek Prabowo dan kakek Anies Baswedan turut serta di dalamnya.
Pasal 33 dan Pasal 34 dalam UUD 1945 dirumuskan panitia khusus pimpinan Bung Hatta. Kakek Prabowo dan kakek Anies Baswedan turut serta di dalamnya.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
Museum swasta lebih berperan dalam menopang perkembangan seni rupa. Sementara museum pemerintah masih berkutat dengan administrasi dan birokrasi.
Museum swasta lebih berperan dalam menopang perkembangan seni rupa. Sementara museum pemerintah masih berkutat dengan administrasi dan birokrasi.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Fenomena Lipstick Effect muncul ketika krisis ekonomi. Perempuan membeli kosmetik untuk memanjakan diri sebagai mekanisme psikologis mengatasi tekanan.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
Beragam faktor, terutama perubahan birokrasi dan pertanian paksa, menyengsarakan rakyat sejak era kolonial hingga Jepang. Memicu konflik antara penduduk dengan penguasa. Kebanyakan dipimpin tokoh agama.
transparant.png
bottom of page