- Martin Sitompul

- 21 Des 2023
- 5 menit membaca
Diperbarui: 4 Jan
TUBUH Zainal Zakse rebah di tanah. Luka-luka tusukan bayonet tentara menghujam wajahnya. Dia menjadi salah satu korban kerusuhan dalam demonstrasi mahasiswa pada 3 Oktober 1966. Saat itu, Zakse bertugas sebagai wartawan harian KAMI yang meliput jalannya unjuk rasa. “62 korban demonstrasi di depan Istana,” lansir harian Angkatan Bersendjata (AB), 4 Oktober 1966.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












