top of page

Mahasiswa Ingin Ganti Presiden, Tentara Duduki Kampus

Di zaman Orde Baru, jangan coba-coba katakan ganti presiden. Mereka yang berani bersuara siap-siap bersua dengan tentara.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Spanduk protes mahasiswa ITB terhadap pemerintah. "Kau tindak kami dengan senjatamu. Kami tetap tidak suka Rejim Suharto". (Youtube Marching Band Waditra Ganesha ITB).

13 Mei 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 21 Jan

HARI-hari belakangan ini, publik diramaikan dengan wacana #2019GantiPresiden. Di sana-sini, kampanye gencar dilakukan. Bahkan, di tingkat akar rumput masyarakat ada yang berujung intimidasi. Era reformasi memang membuka keran kebebasan sebesar-besarnya dalam menyatakan pendapat.  


Kontras dengan keadaan di masa lalu. Di zaman Orde Baru (Orba), menyatakan pendapat adalah kemewahan tak ternilai. Kritik bisa berujung bui hingga nyawa. Mahasiswa generasi tahun 1970-an pernah merasakan betapa ganasnya aparat Soeharto memperlakukan mereka.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Trofi Piala Eropa tak hanya bisa direbut dengan strategi dan skuad mumpuni, tapi juga keberuntungan. Italia pernah mengalaminya.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.
Tenar karena karakter bermain dan gaya rambutnya mirip Maradona. Berhasil bangkit dari keterpurukan pasca-gantung sepatu.
transparant.png
bottom of page