- 15 Nov 2023
- 5 menit membaca
Diperbarui: 21 Jul
FISIK Kenan berbeda dari anak-anak Gaza, Palestina, lainnya. Kulit bocah 10 tahun itu putih pucat, rambutnya pirang keemasan. Kesamaannya dengan anak-anak Gaza yang lain, masih ada harapan dalam benak mereka kandati mereka amat terdampak gempuran membabi-buta Israel yang menghancurkan negerinya.
“Satu-satunya mimpi saya sekarang adalah agar perang ini berakhir dan agar dunia mengirimkan kami roti,” kata Kenan dalam posting-an Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Dana Amal Anak-Anak UNICEF di akun X-nya, @UNICEF, Rabu (15/11/2023).
Pernyataan Kenan mungkin juga mewakili anak-anak Palestina lain, baik di Jalur Gaza maupun di Tepi Barat, tepat di hari kemerdekaan negara itu, 15 November. Serangan tak pandang bulu Israel terhadap negerinya agar segera dihentikan dan bahwa mereka membutuhkan banyak bantuan kemanusiaan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















