top of page

Jejak Nazi di Ukraina

Rusia melancarkan agresi dengan dalih denazifikasi Ukraina. Benarkah ada Nazi di Ukraina?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ranpur lapis baja Rusia yang hancur usai pertempuran hebat di sebuah kota di Ukraina (Twitter @MFA_Ukraine)

3 Mar 2022
8 menit membaca

Diperbarui: 22 Apr

KOTA-kota besar strategis Ukraina terus diguncang prahara agresi Rusia sejak 24 Februari 2022. Kharkiv, Mariupol, Berdyansk, Kherson, dan bahkan ibukota Kyiv jadi target serangan Kremlin yang dalih awalnya akan membebaskan Luhansk dan Donetsk. Presiden Rusia Vladimir Putin memberi lampu hijau pada mesin-mesin perangnya dengan alasan untuk melakoni demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina dari rezim sayap kanan pengikut neo-Nazi dan “Banderites”.


“Banderites dan neo-Nazi mengumpulkan senjata-senjata berat, termasuk MLRS (Sistem Peluncur Roket Ganda), tepat di distrik pusat kota-kota besar, termasuk Kiev dan Kharkov. Ini sebenarnya mereka berlaku dengan cara yang sama dengan tindakan-tindakan teroris di seluruh dunia –menggunakan manusia sebagai tameng,” kata Putin, dikutip Kementerian Luar Negeri Rusia via akun Twitter-nya, @mfa_russia, 26 Februari 2022.


“Banderites” merupakan istilah neo-Nazi yang dipakai Kremlin sejak era Uni Soviet. Istilah tersebut merujuk pada tokoh fasis di era Perang Dunia II, Stepan Bandera. Tokoh perlawanan yang pernah berkolaborasi dengan Jerman Nazi untuk melawan Soviet dan di kemudian hari justru berontak pada Nazi itu dinobatkan sebagai pahlawan nasional Ukraina oleh Presiden Ukraina Viktor Yushchenko pada 2010. Namun, setahun berselang status itu dicabut lagi atas desakan Polandia, Rusia, dan Uni Eropa karena Bandera dianggap terlibat dalam holocaust di Ukraina dan Polandia.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Buku ini hadir dengan membawa perspektif baru dalam memandang konflik Israel versus Palestina, yang selama ini nyaris terabaikan: sepakbola.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Piala Dunia Wanita bentuk pengakuan FIFA terhadap perjuangan puluhan tahun.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Cerita lama tentang feodalisme, priayi intelek dan misteri raibnya sebuah patung.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Drama persaingan sekaligus persahabatan dua pembalap flamboyan legendaris yang memicu adrenalin.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Gara-gara wasit telat datang, Italia gagal melakoni laga kualifikasi. Di laga persahabatan malah berakhir kacau. Italia gagal lolos Piala Dunia 1958 di Swedia.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
Idris Sardi tak hanya lihai menggesek biola. Dia juga tukang cerita.
transparant.png
bottom of page