top of page

Serba-serbi Chernobyl

Selain Donetsk dan Lugansk, militer Rusia disebutkan mengincar Chernobyl. Ada apa (lagi) di zona ekslusi tersebut?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Situs reaktor nuklir Chernobyl (un.org/IAEA)

25 Feb 2022
6 menit membaca

Diperbarui: 26 Apr

SIRINE meraung-raung disusul beberapa kali suara dentuman terdengar di beberapa kota di Ukraina sejak Kamis (24/2/2022). Militer Rusia melancarkan operasi militer khusus mulai dari wilayah Donbas hingga Chernobyl setelah Presiden Vladimir Putin memilih opsi militer.


Putin beralasan bahwa ia memberi lampu hijau pada penggunaan militer untuk dua alasan. Pertama, melindungi jutaan orang Rusia yang tinggal di Donetsk dan Lugansk di wilayah Donbas, Ukraina Timur. Dua areal itu sejak 21 Februari 2022 diakui Rusia sebagai negara berdaulat: Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk.


“Untuk mengakhiri (genosida) ini, kami akan melakukan demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina, sekaligus mengadili mereka yang terlibat atas kejahatan terhadap sipil, termasuk terhadap warga Rusia,” tutur Putin, dikutip Sputniknews, Kamis (24/2/2022).


Kedua, untuk memperingatkan Pakta Pertahanan Atlantik Utara NATO agar tidak mengancam keamanan perbatasan Rusia. Putin mengingatkan bahwa sudah tiga dekade Rusia ingin mencapai kata sepakat soal keamanan bersama di Eropa namun tak kunjung terwujud. Situasinya justru makin runyam sejak 1992 lantaran Ukraina merapat ke NATO. Hal itu mengakibatkan ekspansi geostrategis NATO makin dekat 100 mil dari Kremlin. Rusia jelas makin terancam lantaran sangat memungkinkan NATO mendirikan sistem-sistem misil dan basis-basis militer di Ukraina.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page