top of page

Narkim Menerkam Pejuang Aceh

Narkim menunjukkan keberaniannya melawan pejuang Aceh. Kerajaan Belanda memberinya bintang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Patroli tentara Belanda di Aceh sekitar tahun 1939. (Tropenmuseum/Wikimedia Commons).

18 Jun 2022
2 menit membaca

Diperbarui: 11 Jul

JENDERAL J.B. van Heutsz melancarkan ekspedisi ke Pidie untuk memburu para pemimpin Aceh pada 1898. Pasca penaklukan Keumala pada Juni 1898, dia mengejar Teuku Panglima Polem dan Sultan Muhammad Daud Syah di sepanjang pantai utara sampai ke daerah Pasai, bahkan ke daerah pegunungan terpencil di Tangse, di belakang Pidie.


Menurut Anthony Reid dalam Asal Mula Konflik Aceh, setelah Teuku Umar dijebak dan dibunuh di dekat Meulaboh pada Februari 1899, Sultan Muhammad Daud Syah menyerah secara sukarela pada Januari 1903. Kesultanan Aceh pun berakhir.


Penyerahan itu diikuti oleh Teuku Panglima Polem bersama lebih kurang 150 orang pengikutnya pada September 1903. Pada akhir 1903, administrasi uleebalang yang stabil telah ditempatkan di bawah kendali Belanda. Namun, perlawanan yang tersisa masih sangat kuat.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Pengalaman dan usianya membuat Gatot Soebroto acap jadi tempat mengadu para perwira. Namanya tetap abadi di banyak tempat, mulai jalan-jalan protokol hingga RSPAD.
bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Beragam cara diambil untuk mengakali atmosfer stadion tanpa “pemain keduabelas”. Dari mural kontroversial hingga boneka seks.
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Akankah Arab Saudi mengulang prestasi di Piala Dunia 1994?
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Usai menginspirasi jutaan orang dalam sepakbola, kini sang legenda pergi untuk selamanya. Jakarta beruntung sempat menjadi salah satu kota yang dikunjungi Maradona.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Pele, Maradona, Ronaldo hingga Messi jago dalam prestasi. Dalam hal pesona dan brand, Beckham belum tertandingi.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
Menghormati bendera bukan untuk memuliakannya tapi menghargai nilai kebangsaan di dalamnya.
transparant.png
bottom of page