top of page

Di Balik Kutukan Makam Firaun

Rentetan kematian menimpa para pengganggu tidur panjang Tutankhamun. Apakah benar roh sang firaun terus melindungi makamnya?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Makam Tutankhamun di Luxor, Mesir (Nick Brundle/Shutterstock)

8 Jan 2021
4 menit membaca

Diperbarui: 13 Mar

PADA 1923, makam Tutankhamun di Lembah Para Raja Mesir untuk pertama kali ditemukan dan digali. Penelitinya adalah ahli Mesir Kuno Howard Carter dengan dukungan dana dari seorang bangsawan Inggris, Lord Carnarvon.


Kutukan menyeramkan seakan menjaga makam firaun yang kerap disebut Raja Tut itu. "Kematian akan datang dengan sangat cepat kepada dia yang mengganggu kedamaian raja," tulis kutukan itu.


Di ruang makam penguasa Mesir pada sekira 1333 SM yang sempit itu, mereka menemukan beragam barang berharga. Di antaranya patung-patung emas, perhiasan indah, kotak-kotak dan perahu berhias. Ada juga bahan pangan seperti roti, daging, dan keranjang kacang buncis, dan kurma. Bahkan ada karangan bunga.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kasus perdagangan anak di daerah transmigrasi Rawa Makmur, Kalimantan Timur ungkap kemiskinan ekstrem yang menjerat kehidupan para transmigran. Praktik korupsi aparat disinyalir biang keladinya.
bg-gray.jpg
Panglima tempur yang memadamkan gejolak di berbagai daerah. Menggagas banyak hal penting setelah aktif lagi di Angkatan Darat.
bg-gray.jpg
Sebagai gubernur militer, Gatot Soebroto berperan dalam penumpasan pemberontakan PKI di Madiun. Dia disebut turut bertanggung jawab atas eksekusi mati Amir Sjarifoeddin cs.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Tradisi lama untuk menyambut musim semi agar mendapatkan kemakmuran dan rezeki di tahun baru.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Sejak awal diselenggarakan, pesta rakyat tahunan ini tetap mempertahankan fondasi utamanya.
Cita-cita revolusi kemerdekaan Indonesia tak untuk memperlebar jurang orang kaya dan miskin dan mengabaikan hak-hak minoritas.
Cita-cita revolusi kemerdekaan Indonesia tak untuk memperlebar jurang orang kaya dan miskin dan mengabaikan hak-hak minoritas.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Di balik pameran karya seni ada proses panjang dalam mempersiapkannya, mulai dari memilih karya, mengurus peminjaman koleksi, hingga menjamin keamanannya.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
Willie, si singa berambut ala personel The Beatles, sang pelopor tradisi maskot.
transparant.png
bottom of page