top of page

Gerilyawan Tertolong Pohon Rambutan

Gegara buah rambutan, seorang anggota laskar berhasil lolos dari incaran serdadu Belanda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi laskar yang dikejar tentara Belanda. Ilustrator: Betaria Sarulina/Historia

17 Mar 2020
2 menit membaca

Diperbarui: 6 Jul

SETELAH Belanda melancarkan agresi militer kedua, laskar rakyat di Sumatra Timur merapatkan barisan. Mereka sepakat untuk mengadakan perlawanan. Hari-H gerakan ditetapkan pada 29 Desember 1948 dengan sandi operasi: Melati.


Pukul 20.00 malam, laskar rakyat bergerak. Secara serentak setiap sektor melakukan perlawanan. Laskar Gerindo dan Napindo adalah beberapa kelompok laskar yang terlibat. Hasil serangan dadakan itu cukup bikin Belanda kelimpungan sekaligus berang.


Mesin pembangkit listrik pabrik Martoba di Pematang Siantar dirusak. Beberapa perkebunan teh di Martoba, Simbolon, Simpang Raya, Bahbutong, dan Marjanji dibakar. Kawat-kawat telepon di di Tanah Jawa, Pematang Raya, Kuala Namu, dan Tebing Tinggi diputus. Beberapa puluh hektare kebun tembakau yang sedang tumbuh subur di Deli Serdang dan Langkat pun tidak luput dari pengrusakan.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Selama tiga dekade tinggal di Uni Soviet, Semaoen menggeluti berbagai profesi: penyiar radio, penerjemah, dosen, hingga wakil perdana menteri.
bg-gray.jpg
Pemilihan Augustine Magdalena “Tiene” Waworuntu sebagai walikota Manado menjadikannya walikota perempuan pertama pasca pembubaran RIS. Pemilihannya menimbulkan polemik daerah-pusat, hingga menyeret militer.
bg-gray.jpg
Dibuang ke Belanda tak menghentikan pergerakan Semaoen. Bekerjasama dengan kelompok sosialis dan komunis serta para pelaut Indonesia. Namun, keputusan membuat kesepakatan dengan Perhimpunan Indonesia mengakibatkan pemecatan.
bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Usai tak lagi merumput, 11 bintang sepakbola ini terjun ke dunia politik. Ada yang sukses, ada pula yang kurang moncer.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Kerusuhan rasial Chicago 1919, kisah pilu orang kulit hitam di negeri tempat kelahiran demokrasi.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Hari lahir WR Supratman 9 Maret ditetapkan sebagai Hari Musik Nasional. Padahal tanggal itu masih diperdebatkan.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Salad kaktus di Timur Tengah hingga gado-gado di Hindia Timur membuktikan makanan ini digemari siapapun.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Persidangan di hari pertama diawali dengan pembacaan dakwaan jaksa. Sidang dipimpin hakim dari Afrika Selatan yang bereputasi internasional.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
Tak hanya menjaga kedaulatan, heli TNI AU juga digdaya dalam uji skill di udara.
transparant.png
bottom of page