- 4 Agu 2022
- 2 menit membaca
Diperbarui: 23 Feb
SEJAK Desember 1948, Letkol Alex Evert Kawilarang resmi menjabat sebagai komandan Sub Teritorium VII Sumatra Utara. Untuk mencegah friksi di antara sesama komandan brigade, ia membagi teritorialnya ke dalam berbagai sektor. Sektor I/Tapanuli Selatan dipimpin Mayor Bedjo, Sektor II/Tapanuli Utara dipimpin Mayor Liberty Malau, Sektor III/Dairi-Tanah Karo dipimpin Mayor Selamat Ginting, dan Sektor IV/Sibolga dipimpin Kapten O. Sarumpaet.
Menurut ajudannya, Letnan Kontan Pri Bangun, Kawilarang adalah sosok komandan yang sederhana. Semasa perang gerilya, Kawilarang tak pernah mengeluhkan perbekalan yang serba minim: makanan ala kadarnya, pakaian pengganti hanya sepasang, tanpa sepatu, dan ke manapun berjalan kaki. Sudah jadi kebiasaan Kawilarang pula melakukan perjalanan berjarak puluhan kilometer dari satu sektor ke sektor lain di Tapanuli dan Tanah Karo. Markas staf komando teritorium sendiri berbasis di Sibolga.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












