top of page

12 Juli 1947: Koperasi Penyelamat Ekonomi Rakyat

Usaha gotong royong menyelamatkan sesama anggota. Koperasi terpinggirkan oleh ekonomi kapital.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Salah satu koperasi di Cirebon. (Wikimedia Commons).

12 Jul 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

HARI ini, 12 Juli 1947, Kongres Koperasi pertama diselenggarakan di Tasikmalaya. Koperasi punya sejarah panjang di Indonesia sebagai penyelamat perekonomian rakyat bawah kala terdesak. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per 2016 mencatat ada 148.220 koperasi yang tersebar di Indonesia. Meski demikian, perannya kini tak sepopuler dulu.


Ide tentang perkoperasian pertamakali lahir di Inggris pada 1844. Kala itu mayoritas buruh pabrik bekerja dalam lingkungan yang buruk, jam kerja panjang, upah murah, sementara biaya hidup mahal. Akibatnya, banyak dari mereka hidup dalam bilik kumuh dan menderita kelaparan. Beberapa  buruh kemudian sepakat membentuk koperasi dengan nama The Pioneers, ketuanya Charles Howart.


Namun, dalam sesaat banyak anggotanya tak mampu bayar iuran dan mengundurkan diri. Tinggallah tersisa 30 anggota, 25 di antaranya merupakan aktivis buruh dan lima lainnya buruh tenun. The Pioneer terus berjalan hingga berhasil mendirikan toko kelontong The Pioneer di Toad Lane, Rochdale pada akhir 1844.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi kepala polisi wilayah Banyumas pada awal kemerdekaan. Dekat dengan anak buah, Gatot berhasil memimpin pasukan dalam pertempuran Ambarawa.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Sebuah pameran yang tak semata untuk merespon kondisi kekinian, tapi juga untuk menghidupkan sekaligus mengabadikan Balai Budaya selaku tempat bersejarah dalam dunia seni-budaya bangsa.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Melahirkan apalagi cuma menikah dan pensiun bukan halangan bagi perempuan ini untuk terus merumput dan memajukan sepakbola putri Indonesia.
Pengikut Chik di Tiro ini gigih melawan Belanda hingga memaksa KNIL mengirim pasukan kecil untuk menumpasnya, yang di dalamnya terdapat Kopral Roeman dari Pasundan.
Pengikut Chik di Tiro ini gigih melawan Belanda hingga memaksa KNIL mengirim pasukan kecil untuk menumpasnya, yang di dalamnya terdapat Kopral Roeman dari Pasundan.
Demi suksesnya penyelenggaraan KAA, Presiden Sukarno turun tangan langsung mengawasi persiapan
Demi suksesnya penyelenggaraan KAA, Presiden Sukarno turun tangan langsung mengawasi persiapan
PLTN dianggap paling reliable jadi alternatif PLTU. Tapi senantiasa sekadar wacana sejak era Bung Karno.
PLTN dianggap paling reliable jadi alternatif PLTU. Tapi senantiasa sekadar wacana sejak era Bung Karno.
transparant.png
bottom of page