top of page

Melanchton Siregar, Guru yang Bergelar Kolonel Tituler

Pendidik sekaligus pejuang yang menjadi incaran Belanda di masa revolusi. Atas jasanya, pemerintah memberikan pangkat militer setara komandan resimen.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kolonel (Tit.) Melanchton Siregar yang lebih dikenal sebagai politisi dan Ketua Umum Parkindo . (Sumber: Wiki.)

18 Des 2022
4 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

PANGKAT letnan kolonel tituler yang diberikan kepada youtuber Deddy Corbuzier diwarnai kontroversi. Pangkat tersebut disematkan langsung oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Dengan pangkat tersebut, Deddy bertugas sebagai duta Komponen Cadangan (Komcad) TNI.


Menurut juru bicara Kementerian Pertahanan, pemilik podcast “Close The Door” itu dianggap punya kemampuan dalam membantu TNI menyampaikan pesan kebangsaan. Namun, sebagian kalangan meragukan kepatutan pangkat tituler tersebut. Kritik yang berhembus menilai nihilnya urgensi hingga terkesan mengobral pangkat tituler kepada Deddy.  


Jauh sebelum Deddy Corbuzier sederet nama orang sipil telah menyandang pangkat tituler. Mulai dari Sultan Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono IX (jenderal), hingga musisi Idris Sardi (letkol). Semuanya dianggap layak menerima pangkat tituler atas jasa mereka masing-masing yang sudah terbukti.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Gatot Soebroto menjadi tentara Belanda ditentang sang ayah karena tidak ingin anaknya menjadi penindas bangsanya. Dia membuktikan diri sebagai tentara yang peduli kaum lemah hingga dicap sersan gila oleh atasannya.
bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Seorang kapten kapal dan dokter menulis catatan harian seputar kehidupan di Batavia.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Kolaborasi kelompok teater Belanda-Indonesia di Festival Teater Jakarta. Mengangkat repertoir eks-KNIL dengan trauma dan fantasinya.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Dokumenter pahlawan dari Fuentalbilla yang ditempa di La Masia. Memendam beban psikis di balik sifatnya yang kalem dan dingin.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Mengenal sepakbola dari ekspatriat, negeri kecil di Teluk Persia ini tampil di pentas internasional lewat Piala Dunia.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan pendekatan yang kreatif, museum bukan lagi destinasi yang menjemukan.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
Dengan bantuan Uni Soviet, Indonesia pernah hampir memiliki Institut Oceanografi di Ambon. Ditelantarkan Orde Baru.
transparant.png
bottom of page