top of page

Keffiyeh Simbol Pertama Perjuangan dan Solidaritas Palestina

Keffiyeh hitam-putih bermotif jaring ikan menjadi simbol, identitas, dan solidaritas perjuangan Palestina jauh sebelum simbolisasi semangka.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 8 Nov 2023
  • 4 menit membaca

DARI supermodel Bella Hadid di New York hingga Zaskia Adya Mecca bersama mayoritas peserta aksi menuntut penghentian serangan Israel dan mendukung Palestina di Monas, Jakarta, semua kompak mengenakan keffiyeh atau kufiyah.Keffiyeh-nyakhas Palestina berwarna hitam-putih dengan motif jaring ikan.


Keffiyeh sendiri mulanya merupakan penutup kepala hingga leher tradisional yang sudah lazim dikenakan masyarakat Arab, Kurdi, dan Turki di Asia Barat hingga Afrika Utara sejak peradaban kuno. Bahannya katun atau kadang sutera.


Kata “Keffiyeh” berasal dari nama kota Kufa di Irak. Sejarah panjangnya bisa ditelusuri dari Peradaban Mesopotamia. Namun keffiyeh mulai punya makna politis, utamanya simbol perjuangan Palestina, setelah pendudukan militer Inggris atas beberapa wilayah Arab pasca-Perang Dunia I, utamanya di Palestina dan Yordania.


“Sampai ada perbedaan antara warna keffiyeh merah-putih orang-orang Yordania dan hitam-putih yang dikenakan orang-orang Palestina, di mana pembedaan warna itu merupakan warisan eksistensi militer Inggris,” tulis Luisa Gandolfo dalam Palestinians in Jordan: The Politics Identity.



Keffiyeh putih dan merah-putih khas Yordania (Instagram @alhusseinjo)
Keffiyeh putih dan merah-putih khas Yordania (Instagram @alhusseinjo)

Simbol Palestina Merdeka dan Berdaulat


Pemimpin Palestine Liberation Organization (PLO/Organisasi Pembebasan Palestina) Yasser Arafat mempopulerkan keffiyeh sebagai simbol perjuangan sejak 1965. Namun, ia bukan pelopornya. Sebab, keffiyeh sudah ramai untuk dipropagandakan dengan tujuan Palestina merdeka semenjak Pemberontakan Arab 1936-1939.


Pemberontakan Arab 1936-1939 atau kadang disebut Thawrat Filastin al-Kubra (Pemberontakan Besar Palestina) dimotori Mufti Besar Yerusalem cum petinggi Komisi Tinggi Nasional Arab, Amin al-Husseini. Pemicunya, keresahan masyarakat Arab di Palestina, baik Muslim maupun Kristiani, karena pemerintah Inggris membuka pintu lebar bagi imigrasi kaum Yahudi sejak 1920. Pembukaan itu berujung pada aksi-aksi kekerasan masyarakat Arab dan Yahudi.


“Gerakannya beriringan dengan puncak imigrasi Yahudi, sekira 60 ribu jiwa tahun 1935 yang membuat populasi Yahudi berkembang pesat hingga 320 ribu di bawah perlindungan pemerintah Inggris,” ungkap Mark Sanagan dalam artikelnya, “Teacher, Preacher, Soldier, Martyr: Rethinking Izz al-Din al-Qassam” dalam jurnal Die Welt des Islams: International Journal for the Study of Modern Islam, Vol. 53.



Di masa pemberontakan itulah para pejuang yang menuntut kemerdekaan bangsa Arab Palestina dari Inggris menjadikan keffiyeh sebagai simbol perjuangan dan cita-cita kemerdekaan. Penutup kepala tradisional itu sebelumnya di Palestina hanya dipakai kaum petani Arab badui di pedesaan.


Para pejuang dalam pemberontakan itu, tulis Ted Swedenburg dalam “Popualar Memory and the Palestinian National Past” yang termaktub dalam buku Golden Ages, Dark Ages: Imagining the Past in Anthropology and History, mayoritas juga berasal dari kalangan petani. Oleh karenanya saat menyusup ke perkotaan, mereka sangat mudah dikenali dan ditangkap tentara Inggris.


“Maka pada Agustus 1938 di saat puncak pemberontakan, pemimpin pemberontak memerintahkan semua warga kota untuk menanggalkan tarbush (topi khas Turki) dan beralih ikut mengenakan kufiya (keffiyeh, red.). Perintah itu dikeluarkan bukan sekadar untuk membantu para pemberontak bisa berbaur saat mereka masuk wilayah perkotaan tapi juga meluaskan pengaruh perjuangan sosial,” ungkap Swedenburg.


Mendiang Mohammed Abdel Rahman Abdel Raouf Arafat al-Qudwa al-Husseini alias Yasser Arafat yang konsisten mengenakan keffiyeh (Romanian National History Museum/weforum.org)
Mendiang Mohammed Abdel Rahman Abdel Raouf Arafat al-Qudwa al-Husseini alias Yasser Arafat yang konsisten mengenakan keffiyeh (Romanian National History Museum/weforum.org)

Kebiasaan ini, lanjut Swedenburg, diteruskan kalangan fedayeen (milisi) Palestina, termasuk Arafat sebagai pemimpin PLO, pada pertengahan 1960-an sebagai simbol perjuangan nasional dan imej akan persatuan. Keffiyeh perlahan menjadi memori kolektif akan perjuangan bagi semua masyarakat Palestina di pedesaan maupun perkotaan, dan yang berasal dari kalangan Muslim maupun Kristiani.


“Yasser Arafat selalu tampil mengenakan keffiyeh bergaya unik dengan mengaturnya berbentuk segitiga di bagian dahinya untuk mencerminkan bentuk wilayah Palestina dalam peta,” singkap Faegheh Shirazi dalam Islamicate Textiles: Fashion, Fabric, and Ritual.



Lantaran sudah menjadi simbol perjuangan, keffiyeh yang sebelumnya bersifat maskulin karena biasa dipakai kaum lelaki, mulai turut dikenakan kaum perempuan. Beberapa di antara tokoh perempuan Palestina yang ikut merintis pemakaiannya adalah Dalal Mughrabi dan Leila Khaled.


“Dalal Mughrabi (1959-1978) adalah salah satu perempuan pertama yang mengadopsi keffiyeh sebagai simbol perjuangan Palestina. Dalal yang tewas selama aksi militer PLO di Israel, dikenang dan dihormati sebagai pejuang perempuan sejati di kalangan masyarakat Palestina. Saat (perempuan) mengenakan keffiyeh seperti hijab, beberapa lainnya mengenakannya di leher seperti syal,” tambahnya.


Dalal al-Mughrabi, salah satu pionir PLO perempuan yang mengenakan keffiyeh (memri.org)
Dalal al-Mughrabi, salah satu pionir PLO perempuan yang mengenakan keffiyeh (memri.org)

Tetapi karena perbedaan dasar politik yang sangat kentara dengan kalangan Fatah, Hamas dan milisinya sejak 1980-an tak mengikuti tren keffiyeh hitam-putih itu. Hamas lebih mengidentifikasi diri mereka dengan ikat kepala hijau atau keffiyeh merah-putih, sebagaimana yang tampak dikenakan Abu Ubaidah, juru bicara Hamas yang kerap muncul pascakonflik dengan Israel belakangan ini.


“(Hamas) menganggap kain (keffiyeh) itu sebagai simbol sekuler, simbol nasionalis yang didukung Fatah. Mereka lebih sering terlihat mengenakan ikat kepala hijau yang lebih bernuansa relijius dan dianggap mewakili citra Islam,” sambung Gandolfo.


Terlepas dari perbedaan Fatah dan Hamas, masyarakat di seluruh dunia yang menggelar aksi solidaritas terhadap Palestina lebih sering terlihat mengenakan keffiyeh hitam-putih. Sebagaimana yang dikenakan Bella Hadid. Dari dimensi sosio-ekonomi, imbuh Gandolfo, keffiyeh hitam-putih lebih melambangkan kaum jelata. Menjadikannya sebagai simbol yang lebih dekat dengan Arafat sebagai petani dan pejuang, yang ibarat mengenakan mahkota Yerusalem –tanah suci bagi semua masyarakat Palestina, dari kalangan Muslim maupun Kristiani.






Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Jauh sebelum kedatangan Belanda, tradisi literasi masyarakat Betawi telah berkembang pesat. Bahkan, mereka sudah mengenal penyewaan naskah.
bg-gray.jpg
Sebagai lulusan sekolah guru, Sudiro menghabiskan masa mudanya dengan menjadi guru sekaligus aktivis pergerakan nasional.
bg-gray.jpg
Selain jago catur, Sudiro muda mengisi hari-harinya semasa sekolah dengan aktif dalam pergerakan Jong Java dan kepanduan.
bg-gray.jpg
Kelahirannya disambut gembira oleh kakeknya sebagai cucu pertama. Diberinya nama Sudiro yang berarti berani. Selamat dari wabah Flu Spanyol.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Kisah kapten yang marah kepada komandannya. Satu telinga komandannya dipotongnya.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Meredupnya prestise majalah sastra dan bertumbuhnya komunitas sastra daerah. Di era digital, setiap orang bisa menerbitkan karyanya sendiri.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Magnetron merupakan komponen penting dalam teknologi radar untuk perang. Seorang insinyur mengembangkannya untuk mesin pemanas makanan.
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Terpilih secara aklamasi menjadi Presiden RI, bagaimana perjalanan hidup Sukarno?
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Asrul Sani seniman legendaris, dikenal sebagai sastrawan, penyair, dan sineas. Pernah menjadi anggota laskar rakyat dan lulusan sarjana kedokteran hewan.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
Perjuangan Soedirman masih belum usai. Ketika sebagian pasukan Sekutu ke Magelang, mereka berjanji tak akan mengusik kedaulatan Indonesia, tetapi para eks tentara Belanda berulah kembali.
transparant.png
bottom of page