top of page

Di Balik Pidato Bung Karno di PBB

UNESCO menetapkan pidato Bung Karno, “To Build the World Anew” sebagai Memori Dunia. Apa yang bisa kita petik?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Presiden Sukarno menyampaikan pidato "To Build the World Anew" di Sidang Umum PBB 1960. (M.A. Yusuf/Historia.ID).

  • 27 Mei 2023
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 20 Mei

KENDATI pandangannya tetap seksama menengok lembar demi lembar pidato di hadapannya, suara Presiden Sukarno kian lama kian menebal saat berpidato di sesi ke-15 Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, 30 September 1960. Terlebih saat menyuarakan kebutuhan mendesak agar dunia mau ambil perhatian terhadap arus nasionalisme, kemanusiaan, dan perdamaian.


“Kemanusiaan di seluruh dunia mendambakan perdamaian dan itu ada di dalam kekuatan kita sekalian. Jangan dihalangi karena akan menyebabkan organisasi (PBB) ini diskreditkan dan ditinggalkan. Tugas kita bukanlah mempertahankan dunia yang seperti ini tapi untuk build the world anew (membangun dunia kembali),” ujar Bung Karno dalam pidatonya di forum tersebut sebagaimana terekam video yang diunggah laman multimedia PBB.


Sukarno lantas berhenti sejenak, mengambil napas. Satu lembaran pidato yang baru selesai dibaca lantas diopernya ke ajudannya, Letkol (CPM) Mohamad Sabur, yang berdiri di sampingnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
An Italian general and national hero was commanding his ship when the Aceh War broke out. Alas, in the waters off Aceh, he contracted cholera and met his demise.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung sebagai perancang lambang Kostrad diakui secara resmi oleh Soeharto. Dia juga menjadi warga kehormatan Kostrad. Namun, setelah peristiwa 1965, jasanya seakan dilupakan.
bg-gray.jpg
Ketimbang D.N. Aidit atau Adam Malik, A.K. Jusuf pernah dianggap murid terpandai oleh Sutan Sjahrir. Riwayat pemuda impulsif itu berujung tragis pasca menculik sang mentor.
bg-gray.jpg
Saksi bisu perlawanan dari zaman ke zaman. Tempat singgah bagi aktivis.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Masyarakat lokal merespon pandemi influenza Flu Spanyol lewat arak-arakan, sesajen, dan ramuan jamu tradisional.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
Mengikuti jejak orangtuanya ke dunia seni, Coltrane dikenang dengan perannya sebagai Hagrid yang dicintai jutaan penggemar Harry Potter.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Setelah lama berseberangan, pemerintah Jepang akhirnya merekrut sastrawan komunis, Takeda Rintaro. Dikirim ke Jawa untuk memimpin Pusat Kebudayaan.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Ofisial pertandingan asal negeri terpencil yang jadi pujaan rakyat Inggris ini menjadi satu-satunya wasit yang namanya diabadikan untuk sebuah stadion.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Di Banyuwangi, tak usah menunggu Imlek untuk bisa menikmati kuliner Tionghoa. Ada pasar kuliner khas yang digelar tiap pekan.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
Muasal Copa América beriringan dengan sejarah revolusi Argentina. Sudah tiga dekade gagal bersatu.
transparant.png
bottom of page