top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Sukarno Tantang PBB

Merasa tak dianggap lantaran masukan-masukannya tak diindahkan, Sukarno telanjangi PBB di Sidang Umum PBB 1960.

24 Mei 2012

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Sukarno

Diperbarui: 19 Des 2025

AMNESTI Internasional merilis laporan berjudul "The State of the World′s Human Rights" pada 24 Mei 2012. Laporan itu menyoroti kegagalan Dewan Keamanan PBB dalam menjaga perdamaian global. Salah satu akibatnya, menurut laporan itu, pelanggaran HAM meningkat.


Bukan barang baru sebetulnya bila Dewan Keamanan atau PBB secara keseluruhan mendapat kritik keras. Sejak akhir 1950-an Sukarno berulangkali mengkritisi PBB. Dalam pandangannya, PBB sudah tak netral. Kepentingan bangsa-bangsa baru selalu dikalahkan oleh negara besar. Sukarno memberi contoh, PBB tak menghukum Amerika Serikat, Inggris, atau negara besar lain yang mencampuri bahkan mengganggu urusan dalam negeri negara lain.

      Ingin membaca lebih lanjut?

      Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

      Advertisement

      Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

      Titi Papan dan Awal Tembakau Deli

      Kebun pertama tembakau Deli kini menjadi perkampungan di sekitar Jalan Platina, Medan.
      “Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

      “Cari Adil, Dapat Bedil” dari Lurah Blasteran

      Dianggap menggerakan massa melawan pemerintah kolonial, Kuwu Groeneveld menanggung hukuman tak ringan.
      Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

      Jejak Raja dan Ratu Belgia di Indonesia

      Dari Brussel ke Jalan Astrid di Kebun Raya Bogor. Raja dan Ratu Belgia dari berbagai masa punya cerita di Indonesia.
      Riwayat Konglomerat Dasaad

      Riwayat Konglomerat Dasaad

      Jaringan bisnis Dasaad membentang di dalam dan luar negeri. Ia tercatat sebagai pengusaha Indonesia pertama yang membuka kantor cabang di Amerika Serikat.
      Brigitte Bardot yang Kontroversial

      Brigitte Bardot yang Kontroversial

      Brigitte Bardot tak sekadar ikon perfilman yang dijuluki “Marylin Monroe-nya Prancis”. Ia juga “lokomotif sejarah perempuan”.
      bottom of page