- 5 Sep 2024
- 5 menit membaca
Diperbarui: 20 Jul
SETIBANYA di Jakarta kemarin, Sri Paus Fransiskus hari ini, Rabu (4/9/2024), bersua Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Dalam pernyataannya, Bapa Suci umat Katolik sedunia itu mengaku terkesan dengan falsafah dan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” dan turut mengutip kata-kata pendahulunya, Sri Paus Yohanes Paulus II, ketika juga bertandang ke Jakarta 35 tahun lewat.
“Saya ingin menjadikan kata-kata dari Santo Yohanes Paulus II dalam kunjungannya tahun 1989 di Istana ini sebagai perkataan saya. Beliau berkata dengan mengakui keanekaragaman yang sah dengan menghargai hak-hak manusia dan politik dari semua warga dan dengan mendorong persatuan nasional yang berlandaskan toleransi dan sikap saling menghargai, Anda, orang Indonesia, meletakkan fondasi bagi masyarakat yang adil dan damai untuk terus diwariskan kepada anak-cucu,” ujar Paus Fransiskus dalam bahasa Spanyol, di Istana Negara Jakarta, Rabu (4/9/2024).
Setelah 35 tahun, Indonesia kembali kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik dunia. Paus Fransiskus bertamu sedari 3-6 September 2024. Sebelum itu, mendiang Paus Yohanes Paulus II melawat ke Indonesia pada 9-14 Oktober 1989. Itu jadi kali kedua Indonesia kedatangan Sri Paus setelah sebelumnya Paus Paulus VI menjadi pelopor yang bertandang ke Indonesia, yakni 3-4 Desember 1970.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















