top of page

Di Balik Lawatan Paus Yohanes Paulus II ke Indonesia (Bagian I)

Kunjungan Sri Paus Yohanes Paulus II pada 1989 meliputi Yogyakarta hingga Dili. Dikawal para perwira Kopassus dengan standar pengawalan internasional.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Yohanes Paulus II, Sri Paus ke-264 dalam catatan sejarah Gereja Katolik Roma (un.org)

  • 5 Sep 2024
  • 5 menit membaca

Diperbarui: 20 Jul

SETIBANYA di Jakarta kemarin, Sri Paus Fransiskus hari ini, Rabu (4/9/2024), bersua Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta. Dalam pernyataannya, Bapa Suci umat Katolik sedunia itu mengaku terkesan dengan falsafah dan semboyan “Bhineka Tunggal Ika” dan turut mengutip kata-kata pendahulunya, Sri Paus Yohanes Paulus II, ketika juga bertandang ke Jakarta 35 tahun lewat.


“Saya ingin menjadikan kata-kata dari Santo Yohanes Paulus II dalam kunjungannya tahun 1989 di Istana ini sebagai perkataan saya. Beliau berkata dengan mengakui keanekaragaman yang sah dengan menghargai hak-hak manusia dan politik dari semua warga dan dengan mendorong persatuan nasional yang berlandaskan toleransi dan sikap saling menghargai, Anda, orang Indonesia, meletakkan fondasi bagi masyarakat yang adil dan damai untuk terus diwariskan kepada anak-cucu,” ujar Paus Fransiskus dalam bahasa Spanyol, di Istana Negara Jakarta, Rabu (4/9/2024).


Setelah 35 tahun, Indonesia kembali kedatangan pemimpin tertinggi umat Katolik dunia. Paus Fransiskus bertamu sedari 3-6 September 2024. Sebelum itu, mendiang Paus Yohanes Paulus II melawat ke Indonesia pada 9-14 Oktober 1989. Itu jadi kali kedua Indonesia kedatangan Sri Paus setelah sebelumnya Paus Paulus VI menjadi pelopor yang bertandang ke Indonesia, yakni 3-4 Desember 1970.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.
bg-gray.jpg
Gerakan Pramuka pernah punya andil dalam menggiatkan pembangunan melalui transmigrasi. Namun, Transmigrasi Pramuka dinilai kurang tepat dan gagal.
bg-gray.jpg
An Italian general and national hero was commanding his ship when the Aceh War broke out. Alas, in the waters off Aceh, he contracted cholera and met his demise.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung sebagai perancang lambang Kostrad diakui secara resmi oleh Soeharto. Dia juga menjadi warga kehormatan Kostrad. Namun, setelah peristiwa 1965, jasanya seakan dilupakan.
Presiden Jokowi menjadi tamu kehormatan Republic Day India. Mengikuti jejak SBY dan Sukarno.
Presiden Jokowi menjadi tamu kehormatan Republic Day India. Mengikuti jejak SBY dan Sukarno.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Percampuran banyak budaya di Kota Budapest akan dituangkan lewat pameran bersama antar dua negara.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Survei SMRC menunjukan mayoritas warga tidak percaya akan kebangkitan PKI. Dimanfaatkan kelompok tertentu demi tujuan politik.
Kasus 1965 disidangkan melalui Pengadilan Rakyat Internasional. Akankah mencuri perhatian internasional?
Kasus 1965 disidangkan melalui Pengadilan Rakyat Internasional. Akankah mencuri perhatian internasional?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Di tengah pandemi orang berharap vaksin menjadi solusi. Bagaimana ketika dahulu vaksin belum dikenal?
Alex Mendoer berkeliling Jawa untuk mendapatkan foto-foto impresif sekitar Perang Kemerdekaan.
Alex Mendoer berkeliling Jawa untuk mendapatkan foto-foto impresif sekitar Perang Kemerdekaan.
transparant.png
bottom of page