- 7 Jan 2020
- 5 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
SABTU, 4 Januari 2020 jadi Sabtu penuh duka buat Iran. Sehari sebelumnya, Mayjen Qassem Soleimani terbunuh dalam serangan Amerika Serikat di Bandara Internasional Baghdad. Segenap rakyat Iran murka, hingga mengibarkan bendera merah darah di puncak Masjid Jamkaran di kota suci Syiah, Qom, pada Sabtu.
Jenderal Soleimani, panglima pasukan Quds, merupakan salah satu tokoh militer penting yang bekerjasama dengan sejumlah milisi Syiah di Irak dalam rangka memerangi kelompok teroris ISIS. Namun konvoinya dekat Bandara Internasional Baghdad diserang misil dari drone milik Amerika. Dalih Amerika, Soleimani punya rencana menyerang para diplomat dan personel militer di Kedutaan Amerika di Baghdad.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.












