top of page

Standar Ganda FIFA terhadap Israel dan Rusia?

FIFA tak pernah mengganjar sanksi untuk Israel dengan alasan memisahkan olahraga dari politik. Beda cerita dengan Rusia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Timnas Rusia yang disanksi larangan FIFA berpartisipasi di segala kompetisi internasional. (fifa.com/Instagram @teamrussia).

  • 8 Mar 2022
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 21 Mei

DUNIA internasional ramai-ramai mengeroyok Rusia dengan sanksi gegara operasi militernya ke Ukraina sejak 24 Februari 2022. Tak hanya badan-badan keuangan yang menyita aset-aset pejabat dan pengusaha Rusia, dua penguasa sepakbola, UEFA dan FIFA, juga mengganjar larangan bagi Rusia tampil di berbagai ajang internasional dan regional.


UEFA melarang Spartak Moskow melanjutkan kiprahnya di babak 16 besar Europa League, di mana mereka dijadwalkan melakoni laga home-away kontra RB Leipzig pada 11 Maret dan 17 Maret 2022. Adapun FIFA mencoret RFU (federasi sepakbola Rusia) dari laga playoff kualifikasi Piala Dunia 2022 yang akan dijalani Rusia pada 24 Maret 2022 berhadapan dengan Polandia.


RFU menganggap hukuman itu tidak adil. Terlebih, hukuman itu berhulu pada tekanan rival-rival Rusia yang kemungkinan akan bersua Rusia di babak berikutnya, yakni Polandia, Swedia, dan Republik Ceko. RFU lantas mengajukan banding atas putusan UEFA dan FIFA ke CAS (Pengadilan Arbitrasi Olahraga di Lausanne, Swiss) pada 3 Maret 2022.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
KH Chalimi once led the Surabaya student movement opposing Suharto’s re-election as president. He was arrested and then detained at the notorious Kalisosok Prison.
bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Pada 3 Juli 1922, Suwardi mendirikan sebuah perguruan di Yogyakarta untuk anak-anak bumiputera bernama Taman Siswa.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
Artikel Suwardi sangat menyinggung pemerintah kolonial. Mereka pun langsung mengerahkan polisi untuk memeriksa Suwardi dan rekan-rekan perjuangannya.
 Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Juri memilih Historia sebagai media partner yang paling inovatif dalam menyajikan konten sejarah populer
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Pameran foto-foto zaman revolusi yang belum pernah beredar. Menampilkan wajah baru sejarah Indonesia awal kemerdekaan.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Selain Indonesia, ada tiga negara lain yang pernah batal jadi host Piala Dunia U-20. Salah satunya bahkan sampai dua kali.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
Meski sarat gimmick, film Shazam! Fury of the Gods tetap menyajikan keluguan remaja yang menyimpan kekuatan para dewa Yunani.
transparant.png
bottom of page