- 28 Jul 2021
- 6 menit membaca
Diperbarui: 10 Jul
SEJAK karpet merah Olimpiade Tokyo digelar pada 23 Juli 2021, kontingen Indonesia sudah mengoleksi dua medali dari cabang olahraga (cabor) angkat besi. Sekeping perunggu didapat dari lifter putri Windy Cantika Aisah dan sekeping perak dari lifter putra Eko Yuli. Potensi bertambahnya medali masih terbuka dari beberapa cabor yang diikuti putra-putri terbaik tanah air. Salah satunya dari cabang menembak.
Tak seperti cabor bulutangkis, atletik, panahan, angkat besi, dayung, dan renang yang diikuti banyak perwakilan, cabor menembak hanya diwakili Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba. Penembak putri berusia 20 tahun itu turun di dua nomor: 10 meter Air Rifle dan 50 meter Rifle 3 Positions.
Namun, di nomor pertama, atlet yang biasa disapa Fika itu masih nirmedali. Ia gagal menembus delapan besar putaran final. Fika hanya bertengger di urutan ke-35 di fase kualifikasi, Sabtu (24/7/2021). Tinggallah asa tersisa di nomor kedua, 50 Meter Rifle 3 Positions, yang akan diikutinya pada Sabtu (31/7/2021) besok.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















