- 1 Des 2022
- 4 menit membaca
Diperbarui: 4 hari yang lalu
BELAKANGAN ini kebaya ramai diperbincangkan. Bukan hanya di Indonesia tapi juga di kawasan regional. Salah satu negara yang aktif menyuarakan kebaya adalah Singapura.
“[Kebaya] akan menjadi nominasi multinasional pertama Singapura untuk Daftar Perwakilan Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, dan dijadwalkan untuk diserahkan pada Maret 2023,” kata National Heritage Board (NHB) Singapura sebagaimana diberitakan straitstimes.com (25/11). Dikatakan multinasional karena Singapura mengajukan usulan tersebut bersama dengan Brunei Darussalam, Malaysia, dan Thailand.
“Kebaya telah, dan terus menjadi, aspek sentral dalam representasi dan tampilan warisan budaya dan identitas Melayu, Peranakan dan komunitas lainnya di Singapura, dan merupakan bagian integral dari warisan kami sebagai kota pelabuhan multikultural, dengan hubungan lintas Asia Tenggara dan dunia,” ujar CEO NHB Chang Hwee Nee.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















