top of page

Cara Belanda Mengatur Pasar di Batavia

Untuk menjaga ketertiban kota, pemerintah kolonial Belanda mengatur hari-hari pasar di Batavia. Melanggar kena denda.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Suasana pasar di Batavia antara abad ke-19 dan 20. (KITLV).

6 Jan 2023
3 menit membaca

Diperbarui: 30 Agu

PASAR masih menjadi tujuan masyarakat Jakarta untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari. Salah satu faktornya karena di pasar pembeli dapat menawar barang yang akan dibeli. Salah satu pasar yang menjadi tujuan populer masyarakat adalah Pasar Senen.


Aktivitas di salah satu pasar tertua di Jakarta itu terlihat sejak matahari terbit hingga menjelang malam. Lapak para pedagang yang buka dari Senin hingga Minggu membuat kawasan Pasar Senen selalu ramai didatangi pembeli. Orang-orang datang silih berganti untuk berbelanja beragam kebutuhan mulai dari bahan makanan seperti sayuran, buah-buahan, daging dan ikan, hingga pakaian, jam, kacamata, serta beragam aksesoris lainnya.


Pada masa lalu, di wilayah Batavia telah terdapat pasar ikan, pasar burung, serta pasar sayur dan buah-buahan yang terletak di dalam tembok kota di sekitar Roa Malaka dan Jonkersgracht. Tuan tanah Belanda ambil bagian dalam membangun pasar di Batavia. Salah satu yang terkenal adalah Justinus Vink.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page