- 17 Nov 2011
- 6 menit membaca
Diperbarui: 26 Apr
BUKU ini mengantarkan orang Indonesia untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi pada kurun 1950-an, sekaligus memberikan pengetahuan terhadap sebuah proses pencarian identitas keindonesiaan pada masa lalu. Dalam banyak soal, apa yang terjadi saat itu, yang terekam secara lengkap pada buku ini, masih sangat relevan sampai sekarang.
Proses pencarian jatidiri bangsa Indonesia belum selesai. Pembangunan karakter orang Indonesia dan kebudayaan nasional Indonesia masih terus berjalan. Sebaliknya, alih-alih semakin mengkristal, malah semakin cair mengalir entah kemana. Mungkin bagi sebagian orang itu masalah, bagi sebagian lain bukan masalah. Satu hal yang pasti banyak tersisa adalah kekhawatiran.
Buku yang disunting oleh Jennifer Lindsay dan Maya Liem ini terdiri dari dua bagian. Bagian pertama “Lalu lintas budaya dengan luar negeri”, mengangkat persoalan bagaimana kebudayaan Indonesia –sebagai bangsa yang baru itu– direnegosiasikan dengan dunia dalam rangka mencari posisi setara dengan bangsa-bangsa lain. Bagian kedua “Budaya dan Bangsa”, membahas bagaimana para pelaku kebudayaan mendefinisikan kebudayaan Indonesia dan kemana arah orientasi modernitas mereka?
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















