top of page

KSAL Pertama yang Berasal dari Angkatan Laut

KSAL ketiga ini bekas anggota Angkatan Laut Kerajaan Belanda. Bahkan pernah terlibat Perang Dunia II. Dua pendahulunya dari pelayaran.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Laksamana TNI R. Subyakto (1917–1999). (Wikimedia Commons).

  • 4 Apr 2023
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 3 Jul

BULAN-bulan pertama setelah Indonesia merdeka, Tentara Keamanan Rakyat Laut (TKR Laut) dipimpin oleh Mas Pardi. Ia memimpin sejak masa Badan Keamanan Rakyat Laut (BKR Laut). Setelah Mas Pardi, Mohamad Nazir lalu memimpin armada laut Republik Indonesia itu. Keduanya diakui sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dengan pangkat Laksamana III.


Rika Umar dalam Laksamana Mochamad Nazir: Karya dan Pengabdiannya menyebut M. Nazir pernah bekerja di perusahaan pelayaran swasta sebelum bekerja di jawatan pelayaran. Mas Pardi juga pernah bekerja di jawatan pelayaran. Di zaman pendudukan Jepang, mereka menjadi pelatih di sekolah pelayaran yang dibentuk militer Jepang.


Setelah Kabinet Amir Sjarifuddin lengser, kepemimpinan di Angkatan Laut berubah. Di bawah Perdana Menteri Mohammad Hatta, Angkatan Laut dibenahi dengan dibentuk Komisi Reorganisasi Angkatan Laut (KRAL) pada 17 Maret 1948. Buku Sejarah Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut 1945–1950 menyebut KRAL membantu melakukan reorganisasi dan rasionalisasi di Angkatan Laut.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
transparant.png
bottom of page