top of page

Jasir Hadibroto Bekas Banteng Raider Menghabisi D.N. Aidit

Ia memimpin pasukan sejak zaman revolusi kemerdekaan. Terlibat dalam penumpasan pemberontakan termasuk menangkap dan mengeksekusi D.N. Aidit.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 8 Apr 2023
  • 2 menit membaca

SEJAK zaman revolusi 1945–1949, Jasir Hadibroto, bekas perwira tentara sukarela Pembela Tanah Air (Peta), sudah jadi komandan pasukan campuran bekas Heiho, Peta, dan KNIL yang bersenjata lengkap. Ia pernah ikut bertempur di Banyubiru pada 8 Desember 1945 dalam Palagan Ambarawa.


Kapten Jasir terus menjadi komandan setelah tahun 1950. Ia terbiasa memimpin pasukan terlatih dengan baik. Sekitar tahun 1953 ia menjadi salah satu komandan kompi pasukan Banteng Raider, yang terlibat dalam operasi penumpasan DI/TII di Tegal dan Brebes tahun 1952–1954.



Jasir tentu saja dikenal oleh Kolonel Achmad Yani yang membentuk Banteng Raider di Jawa Tengah terkait dengan Gerakan Banteng Negara (GBN) dan juga dikenal Kolonel Soeharto yang menjadi Panglima Tentara Teritorium IV Jawa Tengah (Diponegoro).


Suatu hari di tahun 1958,Jasir dipanggil Soeharto, yang menyuruhnya membantu Yani dalam operasi melawan PRRI di Sumatra Barat. Jasir diperintahkan menyusun batalyon dengan komposisimeliputi kader-kader baru maupun lama.Ia mempersiapkan pasukan untuk bertempur.



“Dalam proses penyusunan itu, Pak Harto juga mendengar dan menerima usul saya untuk merekrut beberapa anggota dari kader yang lama dalam penyusunan Batalyon Banteng Raider,” kata Jasir Hadibroto dalam Di Antara Para Sahabat: Pak Harto 70 Tahun.


Pasukan Banteng Raider sangat gemilang dalam operasi melawan PRRI. Di antara anggota Banteng Raider yang terlibat terdapat Letnan Satu Untung, yang kemudian dikenal sebagai Letkol Untung dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965.



Setelah operasi di Sumatra Barat selesai, Jasir sempat setahun menjadi komandan Batalyon Infanteri 454 yang berkedudukan di Srondol, Semarang. Setelah itu, ia terus berkarier di infanteri. Buku Riwayat Hidup Anggota-anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Hasil Pemilihan Umum 1971 menyebut Jasir menjadi komandan Brigade Infanteri 4 Kodam Diponegoro dari 1961 hingga 1968.


Setelah G30S gagal, Kolonel Jasir Hadibroto dan pasukan Brigade 4 batal dikirim ke Sumatra Timur. Ia diperintahkan bertugas di Jawa Tengah menyusul Kolonel Sarwo Edhi Wibowo dan pasukan RPKAD untuk menumpas PKI. Jasir dan pasukannya berhasil menangkap dan menghabisi Ketua CC PKI D.N. Aidit di Solo.



“Berkaitan dengan kasus ini pada 23 November 1965 saya melapor kepada Pak Harto di Gedung Agung, Yogya. Pertama-tama saya kemukakan kesalahan saya, yaitu saya telah membunuh Aidit. Saya kemukakan pula bahwa kalau saya dianggap salah oleh Bung Karno dan mau dihukum gantung, saya sudah siap untuk dihukum, bukan orang lain,” kata Jasir.


Tentu saja Jasir tidak dihukum atas kematian Aidit. Ia justru menjadi pahlawan yang dikenang Orde Baru. Berkat Jasir dan Sarwo Edhi Wibowo, kaum komunis di Jawa Tengah dikalahkan dengan operasi militer.



Setelah situasi politik berubah, pria kelahiran Kroya, Cilacap, Jawa Tengah 23 Oktober 1923 itu kemudian ditugaskan sebagai Panglima Komando Tempur II di Sumatra Utara dari Desember 1967 hingga September 1971, sebelum akhirnya menjadi panglima Kodam Bukit Barisan (1971–1973) yang membawahkan Sumatra Utara dan sekitarnya.


Jasir kembali ke Jawa sebagai panglima Kodam Diponegoro (1973–1977). Selain itu, ia diangkat menjadi anggota DPR (1977–1978). Setelah pensiun dengan pangkat mayor jenderal, Jasir menjabat gubernur Lampung selama dua periode (1978–1988). Jasir meninggal pada 6 Mei 2003.*

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
transparant.png
bottom of page