top of page

Apakah Aidit Seorang Perokok?

Sepotong adegan D.N. Aidit merokok di dalam film Pengkhianatan G30S/PKI jadi kontroversi. Benarkah dia seorang perokok?

loading_historia_white.gif
transparant.png

Ilustrasi Ketua CC PKI D.N. Aidit. (Betaria Sarulina/Historia).

  • 2 Okt 2019
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 9 Mei

APAKAH Ketua CC Partai Komunis Indonesia D.N. Aidit merokok? Pertanyaan ini menjadi sangat problematis ketika ia disangkutpautkan dengan film Pengkhianatan G30S/PKI karya Arifin C. Noor yang sempat jadi tontonan wajib di era Orde Baru dan tetap jadi kontroversi hingga hari ini. Mengapa problematis? Karena jawaban atas pertanyaan itu selalu pula dihubungkan dengan kecenderungan rujukan politik seseorang serta cara pandangnya terhadap peristiwa G30S 1965.


Film produksi tahun 1984 yang diputar sejak 1985 sampai 1997 itu selalu disiarkan di tengah keluarga setiap 30 September malam. Bagi anak-anak sekolah ada kewajiban menulis resensinya. Sehingga film dengan narasi tunggal peristiwa pembunuhan perwira tinggi Angkatan Darat itu lebih berfungsi sebagai indoktrinasi ketimbang film yang menghibur.


Setelah Soeharto lengser, sebagai simbol kejatuhan Orde Baru, tak serta merta film Pengkhianatan G30S/PKI lengser juga dari layar televisi. Gagasan untuk memutarnya kembali di TV atau nonton bareng tetap selalu ada. Apalagi dalam hajat kontestasi politik isu komunisme menjadi isu yang selalu dipergunakan untuk membangkitkan sentimen ketakutan warga dan juga kebencian terhadap lawan politik.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Bukan tanpa alasan Ahmad Subardjo dijuluki “Sang Penjamin Kemerdekaan”. Namun, dia malah absen saat kemerdekaan diproklamasikan Sukarno.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first steps in Batavia led her into the arena of the national movement.
bg-gray.jpg
Setelah kembali ke Indonesia, Ahmad Subardjo menjadi pengacara yang diawasi ketat oleh pemerintah kolonial Belanda. Menepi dari aktivitas politik, Subardjo pergi ke Jepang.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah shared a room with Siti Soendari, the youngest sister of Dr. Soetomo. They had different personalities but complemented each other very well.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Spanyol kerap diguncang teror, mulai dilakukan oleh kaum separatis hingga kaum radikal asal Timur Tengah.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Dari sedikit catatan di Piala Eropa, hanya ada dua pasang ayah dan anak yang pernah bikin gol di turnamen paling populer kedua setelah Piala Dunia itu.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Yang kita butuhkan, mungkin, bukan Nelson Mandela tapi kemauan dan keberanian untuk menebus dosa masa lalu dengan berbagai cara yang bisa memenuhi rasa keadilan.
Indonesia merusuhi Malaysia gegara tak terima kalah. Padahal harus diakui Negeri Jiran itu sudah terdepan
Indonesia merusuhi Malaysia gegara tak terima kalah. Padahal harus diakui Negeri Jiran itu sudah terdepan
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
Asa membumbung tinggi setelah Timnas U-23 bekap Thailand, 2-0. Pengentasan dahaga 28 tahun mulai terbuka di Manila.
transparant.png
bottom of page