top of page

Ahmad Yani Berkelahi

Tak terima ayahnya dimaki, Ahmad Yani berkelahi dengan orang Belanda. Dibantu kopral KNIL asal Ambon.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Letkol Ahmad Yani memimpin upacara serah terima kota Magelang dari militer Belanda kepada TNI pada 17 Desember 1949. (ANRI).

14 Jul 2022
3 menit membaca

Diperbarui: 19 Jun

BUKAN balatentara Jepang yang pertama kali memperkenalkan Jenderal TNI Ahmad Yani pada dunia militer, melainkan tentara kolonial KNIL (Koninklijk Nederlandsch Indische Leger). Namun, ketika menjadi sersan KNIL, Yani punya pengalaman tak terlupakan: berkelahi dengan seorang Belanda yang tubuhnya lebih besar. Pemicunya, orang Belanda itu memaki ayah Yani. Tentu saja perkelahian itu tidak seimbang.


Di tengah perkelahian, seorang kopral KNIL melintas. Bukannya membantu orang Belanda atau melerai perkelahian, kopral asal Ambon bernama Lopias itu malah membantu Yani. Pada dasarnya orang Ambon memiliki rasa setiakawan yang tinggi.


“Orang Ambon baru sibuk bilamana ia sendiri, keluarganya, atau teman-temannya terancam, dan bersikap spontan tanpa memahami permasalahannya dahulu dalam mengambil keputusan,” catat Ernest Utrecht dalam Ambon: Kolonisatie, Dekolonisatie en Neo-kolonisatie. Dalam kasus Yani, orang Ambon rupanya bisa setiakawan kepada siapa saja yang lemah.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
bg-gray.jpg
Semaoen membawa Sarekat Islam cabang Semarang ke arah radikal. Pecah kongsi dengan H.O.S. Tjokroaminoto, Semaoen membentuk Sarekat Islam Merah.
transparant.png
bottom of page