top of page

Iswahjoedi dalam Angkatan Udara Belanda

Gagal jadi dokter, Iswahjoedi masuk Angkatan Udara Belanda. Ditugaskan menjadi mata-mata ke Indonesia yang tengah diduduki Jepang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Pangkalan TNI Angkatan Udara Iswahjudi (Lanud Iswahjudi) di Magetan, Jawa Timur. (Wikimedia Commons).

  • 21 Jul 2022
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 15 Jun

SEBELUM Perang Dunia II pecah, Raden Iswahjoedi adalah mahasiswa kedokteran di Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS) Surabaya. Namun, dia gagal menjadi dokter karena perang merembet ke kawasan Asia Pasifik.


Iswahjoedi lahir di Surabaya, Jawa Timur, pada 15 Juni 1918 dari pasangan Raden Wirjomiharjo dan Issumirah. Ayahnya bekerja pada kantor Sindikat Gula di Surabaya dan penghasilannya cukup besar.


Iswahjoedi kemudian masuk Vrijwilligers Vliegers Corps (VVC) atau Korps Penerbang Sukarela di Kalijati, Subang. Peserta VVC biasanya harus punya ijazah SMA masa kolonial yang jumlahnya tidak banyak.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s first marriage ended in tragedy. Her husband was shot and killed by Dutch soldiers. Her second spring of love unfolded with Soebadio Sastrosatomo.
bg-gray.jpg
Captain Drury, a veteran of the Java Invasion, is the only British person buried in the old Dutch cemetery at the Bogor Botanical Gardens.
transparant.png
bottom of page