top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Belanda vs Inggris di Maluku

Rakyat Maluku sangat membenci Belanda, namun tidak dengan Inggris.

27 Agu 2019

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

  • 28 Agu 2019
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 1 hari yang lalu

ABAD ke-16 Portugis dan Spanyol berhasil memecah belah Maluku. Seratus tahun kemudian Belanda datang bak pahlawan kesiangan. Mereka menawarkan proposal bantuan untuk mengusir Portugis dari tanah Maluku. Rakyat yang sudah sangat kelelahan akibat perang dengan mudah dapat dipengaruhi.


Dalam buku Kapitan Pattimura, I.O. Nanulaitta menyebut jika rakyat Maluku mau tidak mau harus menuruti segudang permintaan Belanda yang sebenarnya sangat merugikan mereka. Belanda meminta rakyat Maluku tidak menjual rempah-rempahnya kepada bangsa lain. Seluruh perdagangan diatur dengan menempatkan Belanda sebagai prioritas. Selain itu, rakyat mesti memperbolehkan Belanda mendirikan benteng baru di Maluku.


“Karena Portugis sudah dalam keadaan lemah, maka dengan mudah Belanda melenyapkan kekuasaan mereka dari Maluku,” tulis Nanulaitta.


Belanda menepati janjinya. Pemerintahan Portugis berakhir untuk selama-lamanya dari tanah Maluku. Rakyat menyambut dengan suka cita. Namun kemenangan itu tidak serta merta mengantarkan rakyat Maluku kepada kemerdekaan yang mereka nantikan. “Kompeni Wolanda”, sebutan rakyat untuk orang-orang Belanda, baru saja memulai perjalanannya menguasai Maluku.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Kala Sultan Mehmed Memburu Dracula di Bulan Puasa

Murka karena utusannya dibantai dengan bengis, Sultan Mehmed II membalas dengan kekuatan penuh. Walau berhasil kabur, nasib Vlad Dracula berakhir tragis.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page