top of page

Rasa Sejati Paulus Tosari

Paulus Tosari menjadi tokoh gerakan keagamaan Kristen Jawa yang mengabarkan Injil dengan tembang dan wayang.

loading_historia_white.gif
transparant.png

23 Des 2010
4 menit membaca

Diperbarui: 14 Nov 2025

SETELAH mendapat surat izin dari pemerintah Hindia Belanda pada 3 Juli 1827, Coenrad Laurens Coolen membuka hutan Ngoro, yang berjarak sekira 60 kilometer dari Kota Surabaya. Banyak orang Jawa datang dan mendapatkan tanah. Ngoro menjadi desa makmur, yang saat kelaparan melanda Jawa Timur bisa menyediakan beras bagi ribuan orang.


Di Ngoro tak ada paksaan dalam beragama. Coolen tak melarang orang membangun masjid. Tapi, dalam memimpin desanya, dia tetap bertindak sebagai seorang Kristen. Dia mengampuni para pendatang yang melakukan kejahatan di Ngoro, bahkan berusaha menunjukkan jalan kebaikan dengan “ilmu Kristen” tentang pelepasan manusia dari dosa oleh Juru Selamat. Setiap hari Minggu, Coolen mengadakan kebaktian di pendopo rumahnya. Mereka lalu menghabiskan waktu dengan bermain gamelan, wayang, dan zikir.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page