top of page

Misteri Kematian Kahar Muzakkar

Di tepi Sungai Lasolo, lima butir peluru prajurit Siliwangi menghabisi riwayatnya. Namun, banyak orang meyakini pasukan pemerintah sebenarnya tak pernah berhasil mendapatkan Kahar Muzakkar.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Kolonel M. Jusuf tengah berunding dengan Kahar Muzakar di hutan Sulawesi. (IPPHOS).

  • 9 Jun 2020
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 3 Feb

JAKARTA, pertengahan 1980-an. Malam sebentar lagi akan mencapai puncaknya, saat telepon berdering di rumah Anhar Gonggong. Begitu diangkat, seseorang di seberang telepon meminta bicara langsung dengan sejarawan ternama itu. Dialek Bugis sangat kental terasa dalam nada bicaranya.


“Andi Anhar?”

“Ya saya sendiri,” jawab Anhar.

“Kau mau bertemu dengan Pak Kahar Muzakkar?”

“Buat apa? Dia sudah meninggal,”

Tut tut tut. Tetiba telepon pun terputus.


Bagi Anhar Gonggong, wajar jika masih ada orang-orang yang meyakini Kahar Muzakkar masih hidup. Sebagai tokoh kharismatik dan berpengaruh di wilayah Sulawesi, tak sedikit para pengagumnya yang “tetap menginginkannya” hidup.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah terpikat sosialisme pada pandangan pertama. Sutan Sjahrir jadi comblangnya.
bg-gray.jpg
Buyut Ahmad Subardjo berasal dari keluarga terpandang di Aceh yang terlibat persaingan kekuasaan. Dia memilih merantau ke Jawa dan menjadi pemuka agama Islam. Anaknya mengikuti jejaknya.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah berada di dalam pusaran kontroversi penyusunan RUU Perkawinan. Berbuah manis walau penuh kompromi.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo lahir di Karawang dari keturunan bangsawan Aceh dan Jawa. Anak kesayangan mantri polisi ini pindah ke Batavia untuk melanjutkan pendidikan di sekolah Belanda.
Lorong Zaman Pamer
Lorong Zaman Pamer
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Pahlawan sejatinya manusia biasa. Pengajaran sejarah mestinya bisa menghadirkan sosok humanisnya.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Ungkapan syukur atas panen raya (Katto Bakko) yang dilakukan secara gotong royong.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Arsenal merayakan FA Cup tanpa euforia penonton di Wembley. Berbeda jauh dari suasana final di stadion ikonik itu 97 tahun silam.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Obligator tahun 1946 bermunculan. Meminta pengembalian dana dari negara.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
Momen rekor 66 gol dalam sehari dari 10 pertandingan pada “Boxing Day” enam dekade lalu. Termasuk kekalahan pahit Manchester United 6-1.
transparant.png
bottom of page