top of page

Dari Angkatan Laut ke Pulau Buru

Abdulrachman Atmosudirdjo sempat terlibat operasi gabungan tentara Sekutu melawan Jepang. Ia kemudian menjadi tahanan politik Orde Baru di Pulu Buru.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Tahanan politik Orde Baru di Pulau Buru. (visualdocumentationproject.wordpress.com).

4 Jan 2023
2 menit membaca

Diperbarui: 3 Jul

DULU waktu Perang Dunia II, tingkat stres anggota militer Sekutu sangat tinggi. Dari golongan perwira sampai tamtama, ada yang rela melepas pangkat untuk antri di rumah bordil. Pekerja seks komersial (PSK) di sebuah rumah bordil di Sidney, Australia, pernah mendapat begitu banyak tamu bahkan ada kalanya nyaris tanpa jeda.


“Saking capeknya, PSK-PSK itu dengan hanya memakai bikini saja bilang next (berikutnya) sambil menunjuk kamar mana yang harus dipakai,” kata Abdulrachman Atmosudirdjo, tahanan politik (tapol) Pulau Buru menceritakan pengalaman masa mudanya kepada kawan-kawan sesama tapol. 


Kisah itu diceritakan Tedjabayu, tapol Pulau Buru, dalam memoarnya, Mutiara dari Padang Ilalang. 


Siapakah Abdulrachman Atmosudirdjo? 

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page