- 9 Mei 2024
- 3 menit membaca
Diperbarui: 18 Mei
UNESCO (Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB) menetapkan tiga warisan dokumen sejarah asal Indonesia sebagai Memory of the World (MOW) atau Memori Dunia kawasan Asia-Pasifik dalam sidang komite MOW Asia-Pasifik di Ulan Bator, Mongolia, Rabu, 8 Mei 2024.
Tiga warisan dokumen sejarah tersebut adalah naskah Tambo Tuanku Imam Bonjol yang diusulkan Perpustakaan Nasional RI dan Pemerintah Provinsi Sumatra Barat; arsip Indarung I yang diajukan oleh PT Semen Padang; dan arsip Indonesian Sugar Research Institut tahun 1887–1986 yang diusulkan Kantor Perpustakaan dan Arsip Jawa Timur dan Balai Penelitian Gula Indonesia.
Tambo Tuanku Imam Bonjol yang ditulis oleh Imam Bonjol menceritakan dinamika masyarakat dan pergerakan Islam lokal di Sumatra Barat pada masa kolonial Belanda. Naskah sepanjang 342 halaman itu diperkirakan berasal dari pertengahan abad ke-19 atau sekitar tahun 1850-an. Hal ini diperkuat dengan jenis dan merek kertas yang digunakan.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















