top of page

Ratu Bendara, Perempuan Korban Pernikahan Politis

Diduga mengalami pelecehan dari mantan suaminya, Ratu Bendara diminta menikah lagi dengan laki-laki pilihan ayahnya. Berusaha menjaga harkat Keraton Yogyakarta.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 19 Jan 2023
  • 3 menit membaca

Venna Melinda mantap untuk bercerai dengan Ferry Irawan. Keputusan itu diambilnya setelah mengalami kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).


Perceraian dapat menjadi solusi bagi individu (seringnya perempuan) untuk menyelamatkan dirinya dari kekerasan dalam rumah tangga. Ada banyak alasan di balik terjadinya perceraian. Salah satunya politis, seperti perceraian Ratu Bendara, putri Hamengkubuwono I, yang sempat menikah dengan Raden Mas Said (Mangkunegara I).


Hal ini sengaja dilakukan untuk memperkuat misi antara Raden Mas Said dan Mangkubumi, nama lain Hamengkubuwono I. Sebelumnya Mangkubumi dan Raden Mas Said merupakan satu kubu yang melawan Belanda dan Pakubuwono. Namun, kemudian terjadi perselisihan antara dua pembesar tersebut. Akibatnya, keduanya berjalan secara terpisah hingga Mangkubumi diberi kewenangan oleh VOC untuk berkuasa di Keraton Yogyakarta.



Perceraian Ratu Bendara dipicu oleh konflik antara suaminya (Mas Said) dan ayahnya (Hamengkubuwono I). Konflik tersebut semakin memanas usai Perjanjian Salatiga (1757), yang membuat Raden Mas Said dinobatkan menjadi Adipati Mangkunegara I dengan kekuasaan bernama Mangkunegaran.


Hamengkubuwono I lalu mengundang putri sulungnya tersebut ke Yogyakarta. Akan tetapi mereka tidak kunjung datang dan tetap tinggal di Surakarta.


Ada desas-desus pada tahun 1758 bahwa kunjungan semacam itu akan dilakukan, tetapi kenyataannya Sultan tidak melihat putrinya sampai dia sendiri mengunjunginya untuk pertama kali pada bulan Juni 1761”, tulis M.C. Ricklef dalam Yogyakarta under Sultan Mangkubumi.



Pada 1763, salah satu putra Hamengkubuwono I mengunjungi Surakarta untuk melihat calon istrinya yang masih keturunan Susuhunan Surakarta. Ketika kembali ke Yogyakarta, ia pulang bersama dengan kakak perempuannya, Ratu Bendara, yang saat itu masih berstatus sebagai istri Mangkunegara I. Ratu Bendara berkata bahwa tidak akan kembali ke suaminya karena Mangkunegara dianggap telah melecehkan dan mempermalukannya serta tidak mampu memenuhi tugas perkawinan.


Mangkunegara I mengklaim bahwa istrinya ditahan di Yogyakarta. Akan tetapi, Ratu Bendara tetap bersikeras bahwa kehadirannya di Yogyakarta adalah kehendaknya sendiri.


Sultan Hamengkubuwono I bersikeras untuk menceraikan Ratu Bendara dan Mangkunegara I. Hal ini ditolak Mangkunegara I. Menurut Babad Mangkubumi, Pakubuwana III menyarankan Mangkunegara I untuk menerima pengajuan cerai karena jika dia tidak menahan amarahnya, dia akan menghadapi tiga musuh sekaligus: Mataram, Kompeni, dan Tuhan.


Namun, Mangkunegara I teguh pada pendiriannya. “Mengenai hal tersebut saya menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan,” ujarnya.



Di Keraton Surakarta, Susuhunan mendorong Mangkunegara I untuk menyerahkan perselisihan itu ke gubernur pantai utara Jawa VOC di Semarang. Pada September sampai Oktober 1763, Gubernur van Ossenberch pergi ke Mangkunegaran untuk menengahi perselisihan tersebut sebelum merusak perdamaian lebih besar. Sebab, permusuhan dalam skala kecil telah dimulai. Baik Mangkubumi maupun Mangkunegara I tidak mau berkompromi.

Solusi pun dicari. Salah satu jalan tengah untuk menyelesaikan perselisihan antara Mangkunegara I dan Mangkubumi adalah Ratu Bendara tidak menikah lagi selama mantan suaminya masih hidup. Solusi ini  disepakati Mangkunegara I.


Namun, Van Ossenberch ragu bahwa Sultan Hamengkubuwono I akan menerima usulan tersebut. Keraguan Ossenberch terbukti, sebab Hamengkubuwono I sudah mengurus perceraian Ratu Bendara dengan Mangkunegara I. Perceraian tersebut diketok palu pada Desember 1763 dan mengejutkan banyak pihak.


“Mangkunegara I terus membenci kejadian ini sampai akhir hayatnya, karena merasa yakin bahwa Hamengkubuwono I lah yang telah memaksa sang putri supaya menceraikannya,” kata M.C. Ricklef pada Sejarah Indonesia Modern 1200-2008.



Setelah percerainya dengan Mangkunegara, Ratu Bendara akhirnya menikah lagi. Pasangan yang dipilih oleh ayahnya adalah Pangeran Arya Dipanagara yang telah berganti nama menjadi Panembahan Herucakra, anak dari Panembahan Senopati. Ini dilakukan agar Mangkunegara I tidak dapat menuntut takhta sultan atas dasar pernikahan.


“Ratu Bendoro pun dibujuk oleh ayahnya, Sultan Mangkubumi, untuk menikah kedua kali hanya 18 bulan setelah berpisah dari Raden Mas Said dengan suami yang jauh lebih tua, impoten dan lekas meninggal”, kata Peter Carey dan Vincent Houben dalam Perempuan-perempuan Perkasa di Jawa Abad XVIII-XIX.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebelum menjadi sentra kuliner seperti sekarang, kawasan Jalan Sabang pernah menjadi tempat nongkrong anak gaul Jakarta hingga tempat mangkal tante-tante kesepian.
bg-gray.jpg
Klub sepakbola yang dibangun komunitas Arab Pekalongan ini tak bisa dianggap remeh. Kendati kerap didera kesulitan finansial, Alhilaal berhasil merengkuh gelar juara.
bg-gray.jpg
After leading the PETA uprising in Blitar, Supriyadi fled to the jungle and disappeared. It is believed that he was secretly killed by the Japanese as his body is nowhere to be found to this day.
bg-gray.jpg
Kala ditugaskan ke Pontianak, Rudy Blatt dapat informasi pembantaian rakyat oleh Jepang. Berinisiatif mencari para penjahat perang Jepang itu.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Rudy Pirngadie jenderal berbintang pudar. Gemerlap justru memancar dari bintangnya di dunia musik. Dijuluki Buaya Keroncong hingga Jenderal Keroncong.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Donald Trump menghina Paus Leo XIV. Dahulu Napoleon menangkap dua Bapa Suci.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Dari bergeliat, peternakan-peternakan sapi perah di seantero Jakarta perlahan menghilang akibat gejolak politik. Ada banyak haji di balik industri tersebut.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Perjalanan 50 tahun Apple penuh inovasi dan tantangan, bermula dari garasi hingga rmenjadi raksasa teknologi global.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Dalam kisah legenda Jawa, Roro Mendut dikenal sebagai wanita yang berani mendobrak anggapan merokok identik dengan laki-laki. Ia berjualan rokok demi menolak dipinang sang punggawa istana.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
Sebagai pengarang novel populer, Motinggo Boesje memelopori konsep tante girang. Sementara itu, Ali Shahab pengarang pertama yang mencantumkan istilah tante girang pada novelnya.
transparant.png
bottom of page