top of page

Cerita Sukarno Nonton Kabaret di Beograd

Josip Broz Tito menjamu sahabatnya Bung Karno dengan layanan terbaik. Termasuk menyajikan pertunjukan yang menyegarkan mata.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 31 Jul 2023
  • 2 menit membaca

KTT Non Blok di Beograd, Yugoslavia pada September 1961 mempertemukan Presiden Sukarno dengan Presiden Yugoslavia Josip Broz Tito. Sebelumnya, Bung Karno telah tiga kali berkunjung ke Yugoslavia, yakni pada 1956, 1958, dan 1960. Tito selalu menyempatkan diri untuk kunjungan balasan. Saling kunjung itu membuat Tito jadi kenal betul dengan pribadi Sukarno.


“Waktu ada Konferensi Non Blok di Beograd yang namanya Presiden RI kalau mau pergi ke gedung konferensi kerjanya ‘nebeng’ mobilnya presiden tuan rumah, berbeda dengan kepala-kepala negara lain yang disediakan mobil-mobil khusus untuk mereka,” kenang Guntur, putra sulung Bung Karno yang turut serta, seperti dikisahkannya dalam Bung Karno dan Kesayangannya.


Walhasil, Tito punya peran tambahan menjadi tukang antar-jemput Sukarno selain sebagai tuan rumah penyelenggara konferensi. Dia menjemput Bung Karno dari Hotel Metropol tempatnya menginap ke gedung konferensi. Setelahnya, mengantar kembali dari gedung konferensi ke Hotel Metropol. Selain itu, Tito mengajak Sukarno jalan-jalan berkeliling ibu kota. Sebagai kawan yang rapat, sudah barang tentu Tito tahu apa yang menjadi kegemaran Sukarno. 



“Karena Tito tahu ‘kesenangan’ temannya dari Indonesia maka di sana Bapak bukan hanya dipameri tari-tarian nasional Yugoslavia tapi juga diajak nonton oleh Tito tari-tarian kabaret yang pamer paha putih mulus-mulus!” tutur Guntur.


Pertunjukan kabaret di Eropa lazimnya dipentaskan di restoran atau tempat-tempat hiburan. Itulah sebabnya Bung Karno melarang Guntur ikutan nonton pertunjukan tersebut. “Ndak usah! Ini Bapak kasih uang buat beli mainan,” bujuk Bung Karno ditirukan ulang Guntur. Andai dia tahu ada agenda keliling Beograd plus nonton kabaret, Guntur yang saat itu remaja berusia 17 tahun tentu bersikeras untuk ikut.


Kali lain, Tito yang gantian berkunjung ke Indonesia. Sukarno menyambutnya dengan keindahan tarian Bali yang disajikan oleh gadis-gadis Bali yang berparas aduhai. Sukarno juga menampilkan keramahtamahan ala Indonesia dengan melibatkan Tito dan istrinya Jovanka dalam berlenso ria, tarian yang begitu digemari oleh Sukarno.  



Ketika mengajak Tito berlenso, Sukarno selalu datang tanpa pendamping. Otomatis, Jovanka yang menjadi rekan Sukarno berlenso. Sementara itu, Tito mesti bersusah payah mencari kawan menari.


“Pikir-pikir licik juga Presiden Kiblik (Republik) kita dulu itu ya?!” ledek Guntur.

Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
Sebuah klub sepakbola yang kuat lahir dari komunitas Arab di Pekalongan. Diperhitungkan dalam kancah sepakbola di pantai utara Jawa dan bahkan pernah merengkuh juara.
bg-gray.jpg
Istilah tante girang populer pada 1970-an kendati sudah menggejala dua dekade sebelumnya. Sastra populer merekamnya sebagai potret sosial.
bg-gray.jpg
Despite the mixed reactions, telenovelas continue to dominate Indonesian television. The heyday of these Latin American soap operas ultimately came to an end as viewers grew tired of them and switched to Mandarin and Korean dramas.
bg-gray.jpg
According to the Wangsakerta Manuscript, Tarumanagara was founded by refugees from India.
Tokeitai umumnya terkenal kejam. Namun ada yang baik di kamp perempuan meski sadis di kamp laki-laki seperti Sersan Yamadji.
Tokeitai umumnya terkenal kejam. Namun ada yang baik di kamp perempuan meski sadis di kamp laki-laki seperti Sersan Yamadji.
VOC mengeksekusi 10 orang Inggris, 10 tentara bayaran Jepang, dan 1 orang Portugis yang dituduh berencana menyerang Benteng Victoria di Ambon tahun 1623.
VOC mengeksekusi 10 orang Inggris, 10 tentara bayaran Jepang, dan 1 orang Portugis yang dituduh berencana menyerang Benteng Victoria di Ambon tahun 1623.
Nh. Dini sejak kecil sudah perhatian dengan nasib para perempuan yang harus tunduk kepada keluarganya dan yang ingin menentukan nasibnya sendiri. Melalui sastra, ia curahkan pergulatan-pergulatannya.
Nh. Dini sejak kecil sudah perhatian dengan nasib para perempuan yang harus tunduk kepada keluarganya dan yang ingin menentukan nasibnya sendiri. Melalui sastra, ia curahkan pergulatan-pergulatannya.
Bertentangan dengan pola hidup sederhana, perayaan ulang tahun di kalangan pejabat negara dilarang pada masa Orde Baru. Termasuk larangan diadakan di hotel mewah.
Bertentangan dengan pola hidup sederhana, perayaan ulang tahun di kalangan pejabat negara dilarang pada masa Orde Baru. Termasuk larangan diadakan di hotel mewah.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Dianggap sebagai bapak pendiri Cape Town, Jan van Riebeeck membuka pemukiman kulit putih di Afrika Selatan.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
Rekaman suara rintihan arwah yang tersesat tidak hanya membuat pasukan Viet Cong tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi mental pasukan Amerika Serikat dan penduduk sipil.
transparant.png
bottom of page