top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

PRJ untuk Rakyat

Bang Ali menjadikan Pekan Raya Jakarta sebagai pesta rakyat.

9 Jun 2013

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Pekan Raya Jakarta, Kemayoran. Foto: Nugroho Sejati/Historia

  • 10 Jun 2013
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 19 Des 2025

PRJ telah merentang waktu selama 50 tahun. Digelar kali pertama pada Juni 1968, pergelaran ini diberi nama Djakarta Fair. Gagasannya berasal dari Ali Sadikin, gubernur Jakarta yang akrab disapa Bang Ali. Dia berkasad menghidupkan kembali pasar malam dan pameran yang pernah digelar di Jakarta sebelumnya.


“Saya ingat, dulu semasa kecil ada ‘Pasar Gambir’ di Jakarta (waktu itu masih Batavia sebutannya)… bahwa ‘Pasar Gambir’ itu merupakan keramaian yang menyenangkan,” kata Ali Sadikin dalam biografinya, Bang Ali: Demi Jakarta. Tapi gelaran itu berhenti pada masa Jepang dan tak pernah diadakan lagi setelahnya.

    Ingin membaca lebih lanjut?

    Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

    Advertisement

    Masa Pahit Kesultanan Langkat

    Masa Pahit Kesultanan Langkat

    Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
    Menyibak Mitos Haji Djamhari

    Menyibak Mitos Haji Djamhari

    Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
    Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

    Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

    Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
    Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

    Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

    Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
    Dari KNIL Jadi Tentara Republik

    Dari KNIL Jadi Tentara Republik

    Hidayat Martaatmadja memutuskan pensiun dari KNIL setelah menyaksikan penindasan Belanda terhadap bangsanya. Dia beperan dalam pendirian PDRI.
    bottom of page