top of page

Mengorek Sejarah Ojek

Inovasi penting alat transportasi di perdesaan. Menyebar ke kota dengan cepat.

loading_historia_white.gif
transparant.png
  • 6 Feb 2015
  • 2 menit membaca

Diperbarui: 29 Jul 2025

JAKARTA dinobatkan sebagai kota paling macet sedunia menurut indeks Castrol’s Magnatec Stop-Star pada 5 Februari 2015. Untuk menembus kemacetan, warga Jakarta harus bersiasat. Salah satunya dengan menggunakan ojek motor.


Ojek bukanlah fenomena baru-baru ini saja. Beberapa dekade sebelumnya ia sudah dikenal dan dijadikan sarana mengais rezeki. “Ojek menurut cerita sementara orang berasal dari kata ‘objek’ yang kemudian dijadikan kata kerja dengan logat Jawa menjadi ‘ngobjek’,” tulis Panji Masyarakat, 15 Februari 1980. Sementara menurut W.J.S. Poerwadarminta, dikutip Kompas, 22 September 1979, “ojek adalah sepeda yang ditaksikan.” Ini mengacu pada perkembangan awal alat mengojek: sepeda.


Ojek sepeda berkembang sejak 1969 di pedesaan Jawa Tengah. Melihat kondisi jalan desa rusak parah dan tak bisa dilalui mobil, sejumlah orang menawarkan ojek sepeda kepada penduduk desa. “Sepeda yang dipergunakan adalah sepeda-sepeda kuat-kekar zaman sebelum Perang Dunia II,” tulis Kompas. Para pengojek biasa membonceng orang atau barang titipan penumpang.


Di Jakarta, ojek sepeda muncul pada 1970 di Pelabuhan Tanjung Priok. “Adanya larangan terhadap bemo, becak, dan lain-lain masuk ke Pelabuhan Priok menyebabkan orang-orang yang mempunyai sepeda mendapat kesempatan untuk menawarkan jasa-jasanya,” tulis Kompas, 12 September 1970.


Ojek sepeda lalu menyebar ke Ancol, Kota, dan Harmoni. Jumlah pengojek sepeda hampir 500 orang. Warga kota mengandalkan ojek sepeda untuk jarak tempuh dekat dalam waktu cepat dengan ongkos lebih murah ketimbang transportasi lain. Saat ini ojek sepeda masih eksis, terutama di Kota.


Saat warga kota Jakarta mulai mengenal ojek sepeda, penduduk desa di Jawa Tengah berinovasi. Mereka beralih menggunakan sepeda motor untuk mengojek. Seluruh motornya buatan Jepang bermesin 90cc. “Kita boleh pilih diboncengkan oleh pemiliknya yang bertindak sebagai sopir atau mengemudikan sendiri dengan membayar sewa yang notabene lebih sedikit dari memakai sopir,” tulis Kompas 9 Juni 1971.


Tertarik keuntungan menggiurkan dari ojek motor, sejumlah petani di Jawa Timur menyambi jadi pengojek motor. Mereka biasa mangkal di pemberhentian bus, pertigaan, atau perempatan. Para pengojek tak memusingkan soal surat izin mengemudi atau izin usaha. Terpenting adalah motor bisa jalan dan penumpang selamat sampai tujuan. Tarif tergantung kesepakatan pengojek dan penumpang. “Jika penumpangnya cantik, tentu saja tarif bisa diluweskan,” tulis Kompas, 22 Oktober 1974.


Entah berkaitan dengan keberhasilan ojek di perdesaan Jawa, seorang cukong di Jakarta tiba-tiba membeli 20 sepeda motor. Dia bikin usaha ojek motor di Ancol pada Juli 1974. Karena sarana transportasi baru, penumpangnya cukup banyak. Penumpang bisa sekalian tamasya keliling Ancol dengan ojek motor.


Tak semua senang dengan kehadiran ojek motor. Brigadir Jenderal Karamoy, direktur Lalu-Lintas Markas Besar Kepolisian, mengatakan penggunaan sepeda motor sebagai sarana transportasi bertentangan dengan peraturan lalu-lintas. Dia berniat menertibkan ojek motor.

Ali Sadikin, gubernur Jakarta, juga berpendapat serupa. Dia bilang ojek tak termasuk jenis angkutan massal di Jakarta. Angkutan massal Jakarta hanya berupa bus, kereta api, taksi, dan minicar (bajaj, bemo, dan helicak).


Baik polisi maupun pemerintah daerah belum bertindak hingga 1979. Jasa ojek motor pun cepat menyebar ke penjuru Jakarta. Menilai perkembangan ojek motor semakin tak terkendali dan tanpa izin, polisi akhirnya menggelar razia ojek motor pada 1979. Tapi ojek motor tetap hidup, hingga kini. Bahkan bisa terjumpa di kota-kota besar lainnya di Indonesia dan jadi pilihan untuk menembus kemacetan.


Komentar

Dinilai 0 dari 5 bintang.
Belum ada penilaian

Tambahkan penilaian
bg-gray.jpg
As one of the seven important inscriptions from the Tarumanagara heritage, the Tugu Inscription mentions the Bekasi River and the Old Cakung River that exist until today.
bg-gray.jpg
Seorang kiai kampung diadili karena dianggap mengingkari syariat. Sebuah kritik atas pembacaan Serat Cebolek.
bg-gray.jpg
Henk Ngantung menjadi satu-satunya gubernur Jakarta yang berasal dari kalangan seniman. Namun, kehidupannya tak seindah guratan pada lukisan dan sketsanya.
bg-gray.jpg
In addition to the epigraphs found on the seven inscriptions, historical sources regarding Tarumanagara also come from statues and temples at two archaeological sites.
Barisan Madoera yang di eksis sebelum tahun 1942 dibubarkan Jepang. Kiprahnya diteruskan Korps Tjakra Madoera.
Barisan Madoera yang di eksis sebelum tahun 1942 dibubarkan Jepang. Kiprahnya diteruskan Korps Tjakra Madoera.
Karena susu sapi mahal dan bergantung pada impor, pemerintah membuat susu alternatif terbuat dari kedelai untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan anak-anak.
Karena susu sapi mahal dan bergantung pada impor, pemerintah membuat susu alternatif terbuat dari kedelai untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi dan anak-anak.
Peristiwa 1998 tetap hidup di ruang publik melalui novel, lagu, dan film. Karya kreatif ini menjadi medium pembelajaran tentang kekerasan negara terhadap warganya.
Peristiwa 1998 tetap hidup di ruang publik melalui novel, lagu, dan film. Karya kreatif ini menjadi medium pembelajaran tentang kekerasan negara terhadap warganya.
Depresi Besar membuat banyak orang Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan. Permainan monopoli diminati karena menawarkan sensasi menjadi orang kaya meski hanya imajinasi.
Depresi Besar membuat banyak orang Amerika Serikat kehilangan pekerjaan dan kesulitan keuangan. Permainan monopoli diminati karena menawarkan sensasi menjadi orang kaya meski hanya imajinasi.
Pasal 33 dan Pasal 34 dalam UUD 1945 dirumuskan panitia khusus pimpinan Bung Hatta. Kakek Prabowo dan kakek Anies Baswedan turut serta di dalamnya.
Pasal 33 dan Pasal 34 dalam UUD 1945 dirumuskan panitia khusus pimpinan Bung Hatta. Kakek Prabowo dan kakek Anies Baswedan turut serta di dalamnya.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
Bekas komandan pasukan khusus Belanda yang berkawan dengan Westerling ini sedang ikut serta dalam Agresi Militer Belanda II ketika tertembak dadanya.
transparant.png
bottom of page