- 16 Mei 2014
- 2 menit membaca
Diperbarui: 30 Jan
WHITE Star Line, perusahaan pelayaran Inggris yang beroperasi sejak 1845, berambisi menjadi yang terbesar di Eropa. Untuk itu, ia memesan kapal pesiar yang cepat lagi mewah kepada perusahaan pembuat kapal Harland and Wolff di Belfast, Irlandia Utara. Ia ingin mengalahkan rivalnya, Cunard Line, yang membangun kapal pesiar berkecepatan tinggi seperti RMS Mauretania dan RMS Lusitania.
“Jika Cunard membangun yang besar, White Star akan membangun yang lebih besar; jika Cunard menawarkan kemewahan, White Star akan menawarkan kemewahan dalam skala yang belum pernah dilihat sebelumnya di Atlantik Utara,” tulis Daniel Allen Butler dalam The Age of Cunard: A Transatlantic History 1839-2003.
J. Bruce Ismay, presiden White Star, dan William J. Pirrie, direktur galangan kapal Harland and Wolff, memutuskan membangun tiga kapal: RMS Olympic pada 1908, RMS Titanic pada 1909, dan HMHS Britannic pada 1911. Ketiganya dirancang Thomas Andrews dan Alexander Carlisle.
Ingin membaca lebih lanjut?
Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.


















