top of page

Dari Rumah Rakyat ke Real Estate

Awal mula perumahan rakyat dan munculnya real estate.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Wakil Presiden Mohammad Hatta didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Suwarto melihat maket rumah yang dipamerkan dalam Kongres Perumahaan Rakyat Sehat di Jakarta, 4 Agustus 1952. (ANRI).

22 Apr 2018
4 menit membaca

Diperbarui: 25 Des 2025

THIO Teck Hian, lelaki perantau dari Jawa Tengah, sudah lima tahun tinggal di Jakarta. Dia pekerja rendahan dan punya seorang istri. Dia tinggal di rumah mertua sejak menikah. Suatu hari dia melihat iklan rumah di koran. Dia kepikiran pisah rumah dengan mertua dan punya rumah sendiri. Atau setidaknya menyewa. Tapi uangnya tak cukup.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Kepulangan Semaoen ke Indonesia setelah 33 tahun di pengasingan disambut semarak. Presiden Soeharto menawarkan keluarga agar jenazahnya dimakamkan di Kalibata.
bg-gray.jpg
Memutus perkara adalah amanah, bukan mainan. Siapa mengkhianatinya harus menanggung akibat yang sepadan. Itulah yang tersurat dalam sistem dan tata kelembagaan hukum Jawa yang diterapkan Kesultanan Demak hingga Yogyakarta.
bg-gray.jpg
Tiga bersaudara berjuang mempertahankan kemerdekaan di Kalimantan Barat. Bardan Nadi, yang gugur di tangan tentara Belanda, diingat sebagai pahlawan. Sedangkan jejak kedua saudaranya menghilang di tengah perburuan kaum komunis setelah 1965.
bg-gray.jpg
Sepeninggal mentornya, Henk Sneevliet, Semaoen mengampu panji palu arit. Merapat ke Moskow hingga diasingkan lewat besluit.
transparant.png
bottom of page