top of page

Cita-cita Sukarno Tertinggal di Jalan M.H. Thamrin

Jalan M.H. Thamrin berjarak 2,5 kilometer. Pendek, tapi memuat cita-cita besar Sukarno tentang kota modern.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Gubernur Jakarta, Soemarno menjelaskan maket Jalan M.H. Thamrin kepada Presiden Sukarno di Gedung Pola, Jakarta, 15 Agustus 1962. (Repro Karya Jaya Kenang-Kenangan Lima Kepala Daerah Jakarta 1945-1966).

  • 31 Agu 2018
  • 5 menit membaca

JALAN M.H. Thamrin di Jakarta Pusat kini tampil lebih elok. Trotoar berdesain modern dan lebar terhampar di sisi kiri dan kanan untuk memanjakan para pedestrian. Lengkap dengan lampu cantik dan fasilitas pendukung untuk kaum difabel. Zebra-cross dan yellow box junction kelihatan mencolok dengan warna putih dan kuning di tiap simpangan. Marka di tengah jalan tampak cerah bagi para pengendara bermotor.


“Kayak di luar negeri, ya,” kata Chairul Muttaqien, seorang pedestrian, kepada Historia.ID. Dia membawa istri dan anaknya untuk berjalan kaki malam hari di Jalan M.H. Thamrin. Dia memfoto keduanya dengan latar trotoar, lampu, dan gedung pencakar langit.


Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah Jakarta memperindah Jalan M.H. Thamrin untuk menyambut Asian Games 2018. Jalan ini merupakan arena tanding untuk cabang olahraga lari Marathon. Dan kini ia jadi tempat instagramable (menarik diunggah ke Instagram) bagi warga. Puluhan tahun setelah pembuatannya kali pertama pada 1949.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Maria Ullfah was born into a prominent noble family. Yet, she chose the path of struggle.
bg-gray.jpg
Jalan panjang Maria Ullfah memperjuangkan keadilan bagi perempuan. Terhenti di zaman Jepang.
bg-gray.jpg
Setiati rallied women to commemorate the first anniversary of Indonesia’s independence at the site where the Proclamation was read. They pressed on despite being blocked by Gurkha soldiers.
bg-gray.jpg
Gerakan Pramuka pernah punya andil dalam menggiatkan pembangunan melalui transmigrasi. Namun, Transmigrasi Pramuka dinilai kurang tepat dan gagal.
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
Mampukah Jokowi dan Ahok menuntaskan masalah Jakarta yang diwariskan dari zaman ke zaman?
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Tak ingin Indonesia mendominasi, Negeri Jiran menempuh jalan curang. Terbongkar oleh salah satu wasitnya.
Walau sudah berusia dua abad, Braga tetap menjadi pesona di kota Bandung.
Walau sudah berusia dua abad, Braga tetap menjadi pesona di kota Bandung.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Penyintas meminta jaminan Menkopolhukam agar lokasi kuburan massal tidak dirusak demi terjaganya bukti-bukti pembantaian massal 1965-1966.
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
Tiada yang mustahil dalam sepakbola, termasuk ketika berpuasa. Toh, Rasulullah Saw. bersabda, “berpuasalah, niscaya kalian akan sehat.”
transparant.png
bottom of page