top of page

Cerita Pahit Mobil Rakyat Mazda MR 90

Niat hati menggantikan Kijang sebagai mobil rakyat. Mazda MR 90 malah lebih mahal dari Kijang, meski didukung Presiden Soeharto.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Soebronto Laras mengontrol pabrik mobil pada 1986. Foto: repro Soebronto Laras: Meretas Dunia Automotif Indonesia.

  • 29 Agu 2017
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 9 Apr

SOEBRONTO LARAS, bos PT Indomobil, ingin mengubah visi mobil rakyat dari berbentuk Kijang (Kerjasama Indonesia-Jepang) menjadi sedan. Sebab, konotasi Kijang dan Suzuki Carry adalah mobil niaga atau mobil barang yang dijadikan mobil penumpang.


“Obsesi saya adalah membuat mobil rakyat atau yang saya sebut Mobira,” kata Soebronto dalam memoarnya, Meretas Dunia Otomotif Indonesia.


Soebronto menggandeng Mazda agar mau menjadi pioner membuat sedan di Indonesia. Selama ini semua sedan yang masuk cuma dirakit dan terkena bea masuk yang sangat tinggi. Sementara itu, Kijang dan Suzuki Carry dibebaskan dari pajak dan bea masuk. Untuk menghindari bea masuk, komponen-komponennya akan dibuat di Indonesia. Mazda setuju namun tidak bisa membuat model sedan baru. Sehingga dipilih model Mazda 323 Familia yang diproduksi pada 1978 sampai 1980.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Di usianya yang masih muda, Semaoen memimpin dan menggerakkan serikat buruh. Dia memperjuangkan pekerja tertindas dengan melancarkan pemogokan, sampai diusir pemerintah kolonial.
bg-gray.jpg
Beranjak remaja di tengah berseminya pergerakan, Semaoen “dibentuk” Sneevliet guna merintis jalan revolusioner.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah suffered a series of losses during her life. She lost four of her loved ones in a very short time.
bg-gray.jpg
Sebagai pegawai kereta api, masa depan Semaoen terjamin. Namun, dia memilih terjun ke pergerakan karena melihat ketidakadilan yang dialami rakyat jajahan.
transparant.png
bottom of page