top of page

Pernah Diolok Onta, Gen Arab Najwa Hanya 3,4 Persen

Najwa Shihab memiliki sepuluh gen moyang berbeda di dalam tubuhnya.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Najwa Shihab. (Fernando Randy/Historia.ID).

15 Okt 2019
4 menit membaca

Diperbarui: 16 Sep

KENANGAN itu muncul di ingatannya. Nana, sapaan akrab jurnalis Najwa Shihab, kembali teringat candaan teman-teman semasa kanak-kanaknya dulu. Onta, begitulah mereka memanggil Nana yang memang memiliki wajah dan darah Arab. Alih-alih tersinggung dengan olokan itu, putri cendekiawan muslim Quraish Shihab ini, menanggapinya biasa, malah mewajarkannya.


“Itu yang kemudian saya rasakan berbeda dengan sekarang. Dulu rasanya santai-santai saja. Dipanggil julukan apapun yang berkaitan dengan orang tua atau garis keturunan, saya merasa hal yang wajar dan biasa, tidak pernah tersinggung, karena tidak pernah dilakukan untuk tujuan menyakiti. Hanya sebatas julukan atau bercanda anak kecil saja. Jadi saya tidak pernah terganggu dengan itu,” kata Nana.


Siapapun yang melihat Nana pasti akan berpikir ia berasal dari keturunan Arab murni. Karena secara fisik Nana memang terlihat seperti kebanyakan orang-orang dari wilayah jazirah Arab, terutama bentuk wajahnya. Namun, apakah betul demikian? Historia mencoba menjawabnya.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
It was not without reason that Ahmad Subardjo was nicknamed “The Guarantor of Independence” in Indonesia. However, he was absent when Sukarno proclaimed independence.
bg-gray.jpg
Saat memimpin Jakarta, Sudiro dihadapkan pada kondisi berantakan. Putar otak demi pembangunan kota, termasuk cari dana di luar lungsuran dari pusat. Sering pula gagasannya ditolak pemerintah pusat.
bg-gray.jpg
Ahmad Subardjo was born in Karawang to a family of Acehnese and Javanese nobility. The beloved son of a civil service police officer, he moved to Batavia to continue his education at a Dutch school.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah became the first female minister in Indonesian history. She handled everything from diplomacy and labor issues to makeup and lipstick.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Upaya membentuk hubungan egaliter lelaki-perempuan sudah dilakukan sejak lama.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Depresi Besar dan Perang Dunia II membuat masyarakat AS mendaur ulang karung untuk dijadikan pakaian. Menjadi tren dan diminati hingga memunculkan karung beraneka warna, motif, dan ukuran.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Sebelum payung hukum dibuat, mengusut kasus kekerasan dalam rumah tangga bak menegakkan benang basah.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Prancis menjual wilayah Louisiana kepada Amerika Serikat. Salah satu penjualan tanah terbesar di dunia.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Survei tiga lembaga terkenal memenangkan Dewey dalam Pilpres AS 1948. Bahkan, surat kabar telah memberitakannya. Ternyata Truman yang menang.
Apa yang perlu dipelajari dari sejarah hubungan Amerika Serikat dengan Indonesia?
Apa yang perlu dipelajari dari sejarah hubungan Amerika Serikat dengan Indonesia?
transparant.png
bottom of page