top of page

Sejarah Indonesia

Advertisement

Oppenheimer, Proyek Manhattan dan Bhagavad Gita (Bagian II – Habis)

Sosok “Bapak Bom Atom”, ilmuwan Yahudi kiri yang menyelami fisika teoritis, mekanika kuantum, astrofisika, hingga filosofi klasik Hindu.

16 Jul 2023

Dengarkan artikel

bg-gray.jpg
bg-gray.jpg
camera overlay
camera_edited_30.png

Fisikawan Julius Robert Oppenheimer (kanan) bersama Jenderal Leslie Richard Groves Jr. di Lab Los Alamos (US Department of Energy)

  • 17 Jul 2023
  • 7 menit membaca

Diperbarui: 18 Feb

BRIGADIR Jenderal Leslie Richard Groves Jr. tak pernah menyesali keputusannya ketika menjatuhkan pilihannya pada Julius Robert Oppenheimer untuk memimpin Project Y alias Laboratorium Los Alamos. Keputusannya ternyata tak keliru. Hasilnya berbuah manis berupa suksesnya proyek pengembangan bom atom.


Groves Jr. sendiri diberi kepercayaan menakhodai Proyek Manhattan sejak 17 September 1942. Proyek di bawah Korps Zeni Angkatan Darat (AD) Amerika Serikat dari Distrik Manhattan itu kemudian base camp-nya dipindah ke Los Alamos.


Proyek Manhattan bermula dari surat fisikawan Edward Teller, Eugene Wigner, Leo Szilard, dan Albert Einstein kepada Presiden Franklin D. Roosevelt tanggal 2 Agustus 1939. Surat tersebut berisi peringatan akan ancaman Jerman yang sudah memulai proyek pengembangan bom atom pasca-penemuan fisi nuklir oleh Otto Hahn dan Fritz Strassman pada 6 Januari 1939.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

Advertisement

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Masa Pahit Kesultanan Langkat

Kesultanan paling kaya di masa Hindia Belanda luluh lantak digilas revolusi sosial. Padahal, sang sultan telah menyatakan sumpah setia pada Republik Indonesia.
Menyibak Mitos Haji Djamhari

Menyibak Mitos Haji Djamhari

Penelitian membuktikan bahwa sosok Haji Djamhari sebagai penemu kretek benar-benar ada dan bukan tokoh fiksi.
Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Dokter Tolong Orang Jawa Dikira Islam

Rumahsakit Bethesda Yogyakarta yang masih berdiri hingga kini merupakan buah "kasih" dr. Belanda bernama JG Scheurer.
Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Supriyadi Masuk Hutan dan Menghilang

Setelah memimpin pemberontakan PETA di Blitar, Supriyadi masuk hutan dan menghilang. Diduga telah dibunuh Jepang, tetapi dirahasiakan sehingga makamnya tidak ditemukan.
Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Donny God Bless Kritik Penguasa Generasi Ayahnya

Basis God Bless Donny Fattah pandai menulis lagu dan peduli pada kehidupan bangsanya. Lagunya cukup kritis di era Orde Baru.
bottom of page