top of page

Kala Kolera Menyerang Batavia

Kolera pembunuh nomor satu pernah mewabah di Batavia.

loading_historia_white.gif
transparant.png

Vaksinasi kolera pertama oleh dokter J.J van Lonkhuijzen pada 1911. (Wereldmuseum Amsterdam/Wikimedia Commons).

3 Jan 2018
3 menit membaca

Diperbarui: 16 Mei

WABAH difteri melanda tanah air pada penghujung 2017. Penyakit epidemi yang ditandai gejala peradangan saluran pernafasan dan demam ini lebih rentan menyerang anak-anak. Sebanyak 28 provinsi terjangkit wabah difteri, tak terkecuali Jakarta. Karena masifnya penularan dan besarnya jumlah korban meninggal, Kementerian Kesehatan menetapkannnya dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB). Pemerintah bahkan sampai mengeluarkan himbauan agar anak-anak divaksin difteri.


Kejadian serupa juga pernah terjadi di Jakarta kala masih bernama Batavia. Pembunuhnya bernama bakteri kolera (cholera asiatica). Orang awam lebih mengenalnya dengan sebutan “muntaber” (muntah berak).


Menurut buku Sejarah Pemberantasan Penyakit di Indonesia yang diterbitkan Departemen Kesehatan, penyakit kolera mulai dikenal pada 1821. Penyakit yang menyerang usus besar ini ditandai dengan gejala muntah-muntah dan buang air besar yang hebat. Penderita kolera dapat mengalami kematian dalam beberapa jam apabila tak mendapat penanganan secara serius.

Ingin membaca lebih lanjut?

Langgani historia.id untuk terus membaca postingan eksklusif ini.

bg-gray.jpg
Ikut dikirim ke Ambon, Gatot Soebroto dikira keluarganya sudah mati. Masa Pendudukan Jepang membuatnya “menukar” seragam dari KNIL ke PETA.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah’s long journey to fight for justice for women came to a halt during the Japanese occupation.
bg-gray.jpg
Gatot Soebroto berani dan suka berkelahi, yang berakibat dikeluarkan dari sekolah. Di balik sikap kerasnya, dia baik hati ibarat seharum tanjung tetapi sekeras baja.
bg-gray.jpg
Maria Ullfah was accused of being pro-American for allowing a Hollywood movie to be screened.
Lorong Zaman Puasa
Lorong Zaman Puasa
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
A deep and balanced understanding about the events in 1959-1969 is required to achieve reconciliation.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Elon Musk memimpikan ekplorasi ke Uranus. Planet terdingin ini sudah diamati sejak zaman Yunani Kuno dan mulanya dianggap bintang.
Ketika para kiai NU melucu. Dari soal makan babi sampai Jawa tanah kiai.
Ketika para kiai NU melucu. Dari soal makan babi sampai Jawa tanah kiai.
Selain Indonesia, Belanda juga mengembalikan enam koleksi rampasan era kolonialnya ke Sri Lanka.
Selain Indonesia, Belanda juga mengembalikan enam koleksi rampasan era kolonialnya ke Sri Lanka.
Kendati rakyatnya kelaparan, Soetardjo tidak sudi menerima bantuan pangan dari pihak musuh.
Kendati rakyatnya kelaparan, Soetardjo tidak sudi menerima bantuan pangan dari pihak musuh.
transparant.png
bottom of page