Makanan Kaleng Lahir dari Perang

Mengapa makanan kaleng sering digunakan dalam perang?

1490582660000
  • BAGIKAN
Makanan Kaleng Lahir dari Perang
Nicolas Appert (1749-1841), penemu makanan kaleng.

Penggunaan makanan kaleng memang dimulai dari palagan. Pada 1795, militer Prancis membuka sayembara penyimpanan makanan. Hadiahnya sangat besar: uang 12.000 franc. Militer perlu metode penyimpanan makanan karena Prancis tengah merencanakan serangan ke beberapa wilayah Eropa.

Seorang ilmuwan, Nicolas Appert (1749-1841), tertarik dengan sayembara itu. Dia lantas melakukan serangkaian percobaan untuk menyimpan makanan agar tahan lama.

Beragam jenis makanan, dari sup, buah, hingga sayuran dimasukkan ke dalam toples kaca. Toples itu lalu ditutup dengan gabus atau kawat dan direndam ke air panas. Untuk beberapa jenis makanan, metode ini berhasil. Karena itu, Appert terus berusaha menyempurnakan temuannya.

Sembilan tahun bergulat dengan percobaan, Appert akhirnya berhasil menemukan sebuah cara baru. Appert tak lagi menggunakan toples, melainkan logam. Temuan ini lalu digunakan tentara Prancis dalam penyerbuan ke Belanda pada 1810. Setelah itu, makanan kaleng menjadi bawaan wajib tentara di palagan, selain senapan.

  • BAGIKAN
0 Suka
BOOKMARK